September 24, 2018

Versi Website KPU, ERAMAS Peroleh 50,95 % Dari DJOSS Raih 49,05 %

Perolehan suara sementara versi website KPU, Eramas menang tipis dari DJOSS. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Hasil sementara perolehan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, hingga pukul 22.40 Wib, Rabu (27/6/2018) malam, pasangan calon Edy Rahmayadi-Musa Rajekhah berhasil meraih suara sebanyak 504.781 suara atau 50,95 %.

Sementara rivalnya, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat – Sihar P.H Sitorus (DJOSS), yang awalnya sempat mengungguli pasangan Edy-Musa (Eramas), secara berlahan bergeser dengan meraih 485.888 suara atau 49,05 %.

Berdasarkan hasil perhitungan rekap sementara yang dilansir di halaman Laman KPU, pasangan calon Edy Rahmayadi-Musa Rajekhah unggul tipis dari pasangan Djarot-Sihar Sitorus (DJOSS), dengan jumlah suara sementara yang sudah masuk data.

Dalam laman KPU tersebut, hasil sementara ERAMAS meraih 50,95 Persen dan DJOSS 49,05 Persen. Hasil itu berbanding terbalik dengan hasil suara pada awalnya, dimana DJOSS sempat unggul dari ERAMAS, dengan perolehan suara sementara Djoss sempat meraih 53,42 Persen dan Eramas 46.58 Persen.

Baca Juga:  'Djoss' Terima Ikan Mas Dari Hula-Hula, 'Kita Maafinlah Pelaku Editor Foto Itu'

Secara terpisah, Komisioner KPU Sumut, Benget Silitonga hasil resmi rekapitulasi provinsi sesuai dengan yang dijadwalkan yakni pada tanggal 7-9 Juli 2018. Kalau di website KPU itu terus berprogres (bertambah-red). Pergeseran data perolehan suara yang ditampilkan dalam website KPU akan selalu terus berubah-ubah, sepanjang petugas mengentry salinan C1 dari TPS-TPS yang masuk,” ujarnya.

Pada kesempatan lain, Komisioner KPU Sumut Yulhasni menjelaskan, sembilan lembaga survei mengumumkan hasil real count Pilgubsu 2018, seusai pencoblosan. Ke-9 lembaga survei yang sudah mengantongi izin dari KPU Sumut itu adalah Fox Populi Research, PT Indikator Polling, Saiful Mudjani Research and Consulting, PT Citra Publik, Populi Center, Cyrus Network, Charta Politica, Indo Barometer dan iNews.

Baca Juga:  Warga Pasar Tolang : Pasangan Djarot-Sihar Mampu Bawa Perubahan Perekonomian

“Lembaga survei ini hanya boleh mengumumkan real count dua jam setelah tempat pemungutan suara ditutup,” kata Yulhasni, pada konferensi pers kesiapan penyelenggaraan Pilgubsu, Selasa (26/6/2018).

Bersama ke-sembilan lembaga itu, KPU Sumut mengizinkan 5 lembaga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pilgubsu, yakni JPPR, KIPP, UGM, LP3SU dan Biro Bantuan Hukum Fakultas Hukum UISU. “Hasil Pilgubsu 2018, sesungguhnya adalah penghitungan berjenjang yang dilakukan dari yang terendah, yakni KPPS hingga tingkat KPU,” tegas Yulhasni.

Sementara itu, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumatera Utara, dengan meningkatnya partisipasi pemilih. “Siapapun nantinya yang terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur, itu adalah pilihan masyarakat Sumatera Utara,” ujarnya.

Diucapkan Mulia Banurea, atas nama pribadi maupun sebagai penyelenggara Pilgub Sumut Tahun 2018, KPU Sumut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat pemilih, pihak Kepolisian, Pemprov Sumut, dan instansi terkait yang sudah mendukung proses pemungutan suara Pilgub Sumut Tahun 2018.

Baca Juga:  Cawagub Sumut : Pengembangan Laut di Pantai Barat Dilakukan Dengan Sistematis

Di sisi lain, disebutkan Mulia, bahwa KPU Provinsi bersama FKPD Provinsi Sumut melakukan Monitoring Pelaksanaan Pemungutan suara di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berbeda, yakni di Kota Medan Jalan Masdulhak di TPS 2, kemudian di Kabupaten Deli Serdang, Desa Mulyo Rejo Kecamatan Sunggal di TPS 32 dan terakhir di Kecamatan Binjai Timur, Kelurahan Dataran Tinggi, Jalan Ikan Arwana di TPS 6. (kn-m09)

Related posts