Tangani Kasus Ikan “Predator” Arapaima Gigas, Ini Kata Menteri LHK

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya. (ist)

KarakterNews.com – JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), guna menindaklanjuti kasus pelepasan ikan Arapaima Gigas di Sungai Brantas, Jawa Timur. Pasalnya, pemilik ikan berinisial “HG” diduga melanggar peraturan tentang perikanan.

“Terduga pelaku melanggar UU nomor 31 Tahun 2008 tentang Perikanan, Permen KKP nomor 41 Tahun 2014 tentang Larangan Impor Jenis Ikan Berbahaya di Indonesia, dan aturan atau Permen LHK tentang Invasive Alien Species (IAS) atau Jenis Asing Invasive (JAI),” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, dalam keterangannya yang diterima, Rabu (27/6/2018).

Menteri LHK, Siti Nurbaya memaparkan, penyidikan pelepasan ikan Arapaima ini akan segera dilakukan oleh Balai Karantina Ikan Tanjung Perak. Namun, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur tetap mendukung proses penyelidikan.

Baca Juga:  Selama Tiga Tahun Kasus Karhutla, 13 Perusahaan Digugat Menteri LHK
Masyarakat menangkap ikan predator Arapaima Gigas di Sungai Brantas, Jawa Timur. (ist)

“Intinya, BKSDA Jawa Timur tetap mendukung. Untuk kepentingan lidik, PPNS telah menyita 1 ekor ikan yang ada di kolam sebagai barang bukti,” ungkap Siti Nurbaya.

Kata Menteri Siti Nurbaya, Arapaima Gigas adalah predator yang memangsa ikan-ikan kecil. Sehingga, dikhawatirkan akan merusak ekosistem Sungai Brantas.

Bahkan, BKSDA Jawa Timur telah mensosialisasikan terkait ikan itu kepada masyarakat. Diharapkan, tidak ada masyarakat yang melepaskan ikan Arapaima Gigas ke sungai atau waduk.

“Masyarakat tidak usah panik karena ikan tersebut tidak berbahaya bagi manusia. Jika ada yang berhasil menangkap agar jangan dilepas ke sungai. Ikan itu pun aman untuk dikonsumsi,” sebut Siti Nurbaya, seraya mengemukakan, bahwa sudah delapan ekor ikan predator Arapaima gigas ditangkap di Sungai Brantas, Jawa Timur. (rel/dtk.c/kn-m09)

Related posts