Melawan Teroris Harus Total, Koopssusgab TNI Bakal Diaktifkan

Pasukan antiteror TNI, diisi oleh prajurit-prajurit pilihan dari satuan khusus. (ist)

KarakterNews.com – JAKARTA – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto menyatakan, rencana membentuk kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI sebagai langkah penanggulangan masalah terorisme.

Dalam memberantas terorisme harus dilakukan secara total. Sebelumnya, sewaktu posisi Panglima TNI dijabat Jenderal TNI Moeldoko pada Tahun 2015, pasukan gabungan itu pernah dibentuk sebagai antiteror. Pasukan antiteror itu diisi prajurit-prajurit pilihan dari satuan-satuan khusus di tubuh TNI, yakni Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo TNI AU,” ungkap Menko Polhukam, Wiranto.

Mantan Panglima TNI Moeldoko, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan sempat menyatakan, gabungan pasukan khusus itu saat ini dibekukan. Namun, pasca terjadinya teror bom baru-baru ini, Moeldoko sempat mewacanakan mengaktifkan kembali Koopssusgab dan mengklaim Presiden Joko Widodo sudah tertarik.

Baca Juga:  Menko Polhukam Minta Provinsi dan 7 Kabupaten Bersinergi, Gubsu Punya 12 Aksi di Danau Toba

Sementara itu, Wiranto mengatakan terkait Koopssusgab adalah masalah teknis yang tidak perlu diperbincangkan dengan masyarakat. Nanti, jika masalah teknis dibincangkan atau dibicarakan pada pihak yang nggak ngerti, jadi masalah baru, tapi ingatlah bahwa dalam rangka melawan teroris ini harus total,” tegasnya, pada rapat koordinasi khusus setingkat menteri terkait penanganan terorisme, Jumat (18/5/2018).

Ditegaskan Menko Polhukam, masalah terorisme ini tidak bisa dihadapi hanya oleh pihak Kepolisian atau masyarakat biasa melalui sistem keamanan lingkungan. “Jika total, berarti aparat TNI harus dilibatkan,” ujar Wiranto. (bnis.c/kn-m09)

Related posts