September 25, 2018

Kata Pastor Albert: “Saya Maafkan Asal Pelaku Bertaubat”

pastor-albertKarakterNews.com – Pastor Albert S Pandiangan mengaku memaafkan tindakan IAH,17, yang berusaha meledakkan bom di Gereja St Yosep di Jalan Dr Mansyur Medan pada Minggu (28/8/206) pagi. Dia pun meminta agar IAH segera bertaubat dan kembali ke jalan yang benar.

“Saya maafkan asal dia bertaubat. Saya biasa saja, tidak dendam, dan tidak trauma,” kata Pastor Albert saat ditemui di Sekretariat Paroki Jalan Hayam Wuruk Medan, Senin (29/8/2016).

Pastor Albert mengungkapkan tidak mengenal IAH. Bahkan dia juga tidak mengetahui apa sebenarnya motif pelaku yang ingin menyerangnya.

“Saya tidak punya musuh. Saya tidak kenal sama pelaku. Saya tidak tau maksud pelaku meledakkan bom dengan mendatangi altar, lalu menyerang saya ke mimbar,” ucapnya.

Pastor Albert masih mengingat persis bagaimana IAH mendatanginya dengan menggendong tas ransel. Ketika itu, jamaah tengah melakukan perayaan seperti biasa. Namun ketika pembacaan Injil, dia mendengar ada suara-suara ledakan dari arah bangku umat.

“Akhirnya saat pembacaan injil, umat sudah berdiri. Saya belum selesai membaca. Lalu saya lihat ada api, saya dengar ledakan, saya hentikan pembacaan kitab suci. Tapi umat sudah mulai takut dan berhamburan. Pelaku datangi saya ke altar. Saya amati terus, karena saya sudah berpikir itu adalah bom, karena tas nya sudah menyala,” jelasnya.

Namun, IAH tetap mendatanginya ke atas mimbar. Pelaku bahkan berusaha memeluknya. Saat itulah, Pastor Albert melompat turun.

“Karena saya ada di mimbar, saya pikir ini mengarah ke saya. Saya terus berpikir pelaku membawa bom. Saya tidak mau dipeluk dia. Secara fisik saya bisa melawan, tapi kalau sampai dia memeluk saya, maka saya dan dia akan mati. Setelah itu saya berlari menuju umat. Saat itulah, umat menghalangi pelaku,” pungkasnya.

Pastor meminta agar kasus itu diproses sesuai hukum. Dia berharap aparat kepolisian mengungkap apa sebenarnya motif pelaku dan siapa saja yang terlibat dalam kasus itu.

“Saya harap pihak-pihak berwenang mengungkap apa motifnya. Saya ingin kasus ini lebih terang,” bebernya.

Seperti diberitakan, IAH diamankan di Gereja St Yosep, Jalan Dr Mansyur Medan, Minggu (28/8/2016) pagi. Dia diduga ingin meledakkan bom yang dibawanya. Pemuda ini diringkus jemaat saat menyerang Pastor Albret S. Pandiangan dengan pisau.(rv-17)

Related posts