February 25, 2018

Akhiri Tahun 2017, Walikota Medan Dzulmi Eldin Ajak Warganya Evaluasi Diri

Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si, ketika menyampaikan pidatonya. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Mengakhiri Tahun 2017, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar dzikir, tausiyah dan doa bersama di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (31/12/2017) malam, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, dan juga menjadi momentum refleksi serta sekaligus intropeksi diri agar menjadi lebih baik lagi dimasa depannya.

Sebelum dzikir, tausiyah dan doa bersama, dilakukan pemberian santunan kepada 650 anak panti asuhan dari lima agama berbeda, masing-masing Islam, Kristen Protestan Khatolik, Hindu Budha dan Konghucu, yang diserahkan Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si bersama Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution M.Si.

Malam menjelang pergantian Tahun 2017 tersebut, dihadiri ribuan umat Islam di Kota Medan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Plh Dandim 0201/BS Kol Arm Anggoro Nur Setiawan SIP serta Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli, KH Amiruddin MS, unsur Forkopimda Kota Medan, Pimpinan OPD, Camat, Lurah serta Kepala Lingkungan se Kota Medan dan ibu-ibu pengajian.

Baca Juga:  Walikota Medan 'Berbagi' 5200 Paket Zakat Kepada Warganya

Dikatakan Walikota Medan Dzulmi Eldin, melalui dzikir, tausiyah dan doa bersama ini, Saya mengajak seluruh umat Muslim di Kota Medan untuk merefleksi diri atas apa yang telah dilakukan selama tahun 2017. Setelah itu, melakukan perbaikan diri sehingga menjadi insan yang lebih baik lagi dalam menyongsong Tahun 2018.

“Mari kita bersama-sama menjadikan Kota Medan lebih baik lagi ke depannya, bermartabat dan selalu menjaga Ukhuwah Islamiyah. Mari kita bersama dengan jajaran Polri dan TNI selalu menjadikan Medan sebagai kota yang aman dan kondusif,” ajak Dzulmi Eldin.

Umat Muslim Kota Medan harus mampu menunjukkan bahwa Islam merupakan agama rahmatan lil alamin (membawa rahmat dan kesejahteraan bagi alam semesta) yang mampu menyandingkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap menjaga iman dan takwa. Umat yang menjadikan Al Qur’an dan Sunnah Nabi sebagai tuntutan hidup sambil tetap mempelajari perkembangan terkini berbagai ilmu pengetahuan modern agar menjadi umat terdepan di era globalisasi.

Baca Juga:  Walikota Medan : Komitmen Pemerintah Hapus Pungli Tak Bisa Ditawar-Tawar

Mengakhiri Tahun 2017 dengan dzikir, tausiayah dan doa bersama, kata Dzulmi Eldin, menunjukkan karakter warga Kota Medan sebagai kota multikultural yang mengutamakan sisi religiusitas. “Saya berharap, kegiatan religius ini dibudayakan di lingkungan kita masing-masing. Semoga apa yang kita lakukan pagi ini, termasuk doa-doa yang disampaikan dijabah (dikabulkan-red) Allah SWT,” ucapnya.

Sementara itu, Al Ustad Sholeh Mahmoed (Solmed) dalam tausiyahnya, mengajak seluruh jemaah yang hadir agar menjadikan momen pergantian tahun ini untuk melakukan musahabah agar menjadi lebih baik lagi ke depannya serta terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kalau ingin menambah ketaqwaan kepada Allah SWT, kita harus mengingat perbuatan yang telah kita lakukan pada masa lalu. Apa yang telah kita perbuat menjadi pembelajaran untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” ungkap Solmed.

Baca Juga:  Dzulmi Eldin Ajak Warganya Wujudkan Medan Rumah Kita

Dikatakan Ustad Solmed, ada 3 jenis harta yang dimiliki manusia selama hidup yakni harta yang habis terpakai, harta simpanan dan harta yang tersimpan. Untuk harta yang terpakai habis dan harta yang disimpan lebih cenderung sifatnya duniawi.

“Harta simpanan ini merupakan harta yang akan kita bawa pada saat meninggal. Harta inilah yang akan menjadi amal kebaikan bagi kita pada saat dihisab nanti. Untuk itulah, Saya mengajak kita semua untuk terus memperbanyak harta simpanan ini, ujar Solmed, seraya mengingatkan seluruh jemaah untuk memperbanyak doa sesuai dengan perintah Rasulullah. (kn-m09)

Related posts