Tips Menjaga Pola Hidup Sehat

Tips Menjaga Pola Hidup Sehat – Lebaran adalah waktu yang tepat untuk tetap bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga, kerabat dan tetangga. Untuk menyambut para tamu yang datang, mereka biasanya menyajikan makanan khas Idul Fitri seperti ketupat, opor ayam, nastar dan masih banyak lagi makanan dan jajanan lainnya. Kondisi ini jarang menyebabkan banyak orang mengeluhkan kenaikan berat badan setelah lebaran, bahkan jika mereka memiliki beberapa keluhan kesehatan seperti pusing atau perut kembung. Lebih berbahaya jika Anda tetap kelebihan berat badan dan obesitas. Data masalah kegemukan dan obesitas di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan Riskesda 2018, prevalensi kegemukan pada usia di atas 18 tahun meningkat dari sebelumnya 11,5% menjadi 13,6% pada tahun 2013 dan prevalensi obesitas pada usia di atas 18 tahun meningkat menjadi 21,8% dibandingkan tahun sebelumnya. dulunya 14,8% di tahun 2013. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa membantu dengan menetapkan pola makan sehat dengan pedoman gizi seimbang, dimulai dari diri sendiri.

Pola makan sehat dengan pedoman gizi seimbang adalah perilaku konsumsi makanan sesuai kebutuhan gizi sehari-hari, dengan porsi seimbang. Hal ini dikarenakan asupan nutrisi dan kalori yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia, jenis kelamin, tinggi dan berat badan, serta aktivitas fisik. Untuk menjaga kesehatan tubuh, tubuh membutuhkan nutrisi yang lengkap, sehingga asupan kalori seseorang harus disesuaikan dengan energi yang dikeluarkan oleh tubuh. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pola makan yang sehat dapat melindungi dari berbagai penyakit akibat pola makan yang tidak seimbang, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, kanker.

Tips Menjaga Pola Hidup Sehat

Tips Menjaga Pola Hidup Sehat

Dengan menerapkan “Isi piring saya” Anda dapat membuat tips untuk mengatur pola makan yang sehat untuk memenuhi pedoman diet seimbang.

Tips Menjaga Kesehatan Di Bulan Suci

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tidak terlalu banyak dan terlalu sering mengonsumsi makanan olahan/kemasan seperti daging asap, sosis, makanan kaleng, margarin, kue atau snack kemasan dan penambahan gula dalam minuman. Bila dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka waktu yang lama, makanan ini dapat meningkatkan risiko kanker, penyakit kardiovaskular, diabetes, dan penyakit ginjal. Bila memungkinkan, pilihlah makanan dengan asupan serat tinggi, lemak sehat dan hindari lemak jenuh, minuman asin dan manis. Untuk menjaga pola hidup sehat, tentunya pola makan yang sehat juga harus didukung dengan aktivitas fisik yang baik dengan berolahraga minimal 30 menit sehari.

Berikut beberapa tips mengatur pola makan sehat setelah Idul Fitri. Dengan menjaga kesehatan dan gizi Anda, Anda berkontribusi pada tujuan GDS 3 (Hidup Sehat dan Sejahtera), dan nomor 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan ahli gizi untuk nutrisi Anda. kewajiban puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan terpenuhi, saatnya kembali ke pola hidup normal, termasuk pola makan. . Dalam jangka panjang, hal ini akan menimbulkan gangguan kesehatan pada tubuh kita, salah satunya adalah obesitas.

Nurhasanah dan Yuliana (2021), merumuskan beberapa rekomendasi agar kita bisa menjaga berat badan ideal dan tetap sehat setelah Idul Fitri. Pertama-tama tetap menerapkan Pedoman Gizi Seimbang, seperti “ISI PIRINGKU” yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, makanan pokok sebagai sumber karbohidrat, suplemen sebagai sumber protein dan sayuran hijau. buah sebagai sumber vitamin, serat dan mineral. Selain itu, agar tidak menyebabkan kenaikan berat badan, sebaiknya kita juga membatasi konsumsi camilan berkalori tinggi. Karena musim lebaran, banyak jajanan yang harus disiapkan untuk menjamu tamu yang ingin berbincang. Kedua, sesuaikan dengan waktu makan reguler dan reguler, yaitu 3 kali makan utama (sarapan, makan siang, makan malam) dan 2 di antaranya. Ketiga, batasi konsumsi makanan manis dan berlemak atau susu agar tubuh tidak kaget dengan tingginya asupan gula dan lemak serta tidak menyebabkan gangguan pencernaan. Keempat, perbanyak konsumsi protein. Dengan mengkonsumsi protein dapat mengurangi rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang, sehingga bertujuan untuk menjaga berat badan (Westeeter-Plantenga et al, 2009). Dan terakhir, minum air putih yang cukup, minimal 8 gelas sehari. Minum air putih 1-2 gelas sebelum dan sesudah makan dapat memberikan rasa kenyang dan membantu menjaga asupan kalori sesuai dengan kebutuhan tubuh kita.

Selain menerapkan pola makan yang sehat, menjaga berat badan ideal harus diimbangi dengan penerapan pola hidup bersih, seperti rajin mencuci tangan pakai sabun dan aktivitas fisik yang teratur, seperti -olahraga minimal 30 menit sehari. Oleh karena itu, risiko kenaikan berat badan setelah lebaran akan berkurang dan tubuh kita akan tetap sehat.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Dengan Pola Hidup Sehat

Nurhasanah, Salman. 2021. Konseling gizi online dengan dukungan audio visual video “Tetap fit selama puasa dan setelah puasa dengan gizi seimbang”. Majalah Kesehatan Abdimas (JAK). 3(1). 33-40.

Tips dalam pola hidup sehat, bagaimana menjaga pola hidup sehat, pentingnya menjaga pola hidup sehat, tips menjaga pola makan sehat, contoh menjaga pola hidup sehat, menjaga pola makan sehat, manfaat menjaga pola hidup sehat, menjaga pola makan yang sehat, menjaga pola hidup sehat artinya, cara menjaga pola hidup sehat, menjaga pola hidup sehat, cara menjaga pola makan sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published.