Mengapa Lingkungan Hidup Penting Bagi Manusia

Mengapa Lingkungan Hidup Penting Bagi Manusia – Konsep Lingkungan Isu Lingkungan Isu Lingkungan dan Strategi Pembangunan Pemikiran Isu Lingkungan Kelompok Pemantau Lingkungan Kelompok Ekonom Kelompok Non-Pemerintah Kelompok Pemerintah

2 Konsep lingkungan Definisi sederhana tentang lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Bisa dalam bentuk biologis, bisa dalam bentuk mati atau non-biologis, bisa terlihat atau tidak terlihat. Mengacu pada konsep ini, berarti manusia hanyalah bagian terkecil dari lingkungan. Interaksi antara bagian yang berbeda (hidup dan abiotik) disebut ekosistem. Ekosistem dicirikan oleh pertukaran materi yang konstan dalam konversi energi lengkap yang terjadi antara komponen atau bagian yang berbeda.

Mengapa Lingkungan Hidup Penting Bagi Manusia

Mengapa Lingkungan Hidup Penting Bagi Manusia

Sebagai titik balik limbah (sinks) Produksi dan konsumsi barang dan jasa menghasilkan limbah atau produk limbah (akuakultur, residu), yang semuanya berdampak pada lingkungan. Sebagai sumber daya, lingkungan menyediakan bahan baku, dan energi diubah melalui proses produksi menjadi produksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebagai sumber kesenangan atau hiburan (amenity services), lingkungan memberikan pelayanan langsung kepada konsumen, seperti udara segar, fasilitas fisik, pemandangan dan panorama yang indah, dan banyak lagi jasa lainnya.

Pentingnya Lingkungan Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Sejak munculnya gerakan harmoni ekologi di negara-negara maju pada tahun 1960-an, istilah masalah lingkungan telah diperdebatkan oleh banyak orang. Masalah utama pada waktu itu adalah kelangsungan hidup, dan kelangsungan hidup hampir semua jenis organisme (spesies) tergantung pada kondisi lingkungan yang terdiri dari berbagai sistem yang mendukung kehidupan. Bagi manusia, masalah lingkungan muncul ketika terjadi ketidakseimbangan antara manusia dengan sumber daya yang ada di lingkungan. Pertanyaan ini berfokus pada penggunaan sumber daya alam. Dalam pemanfaatan sumber daya alam, ada dua pertanyaan penting, yaitu apakah pemanfaatannya sudah optimal atau berlebihan. Dari dua pertanyaan tersebut muncul konsep “daya dukung” lingkungan yang melayani kepentingan manusia.

Memikirkan batas-batas pertumbuhan, arahnya menunjukkan bahwa eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan secara terus menerus akan mengancam keberadaan manusia, karena ekstraksi sumber daya alam yang terus menerus mengurangi “daya dukung” lingkungan untuk keberadaannya. Argumen kontra-ideologis ini pada dasarnya mengklaim bahwa sejarah manusia dicirikan oleh kemampuan pikiran manusia untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Dengan kata lain, pemikiran semacam ini secara implisit mengatakan bahwa meskipun sumber daya alam habis, karena dikembangkan untuk kebutuhan manusia, hal itu tidak akan menghancurkan keberadaan manusia, karena manusia yang berotak selalu dapat menyelesaikan masalahnya.

10 Catatan Sejarah Irak, sebelumnya Mesopotamia dan terletak di lembah Tigris dan Efrat, menghadapi masalah lingkungan sekitar enam ribu tahun yang lalu. Masalah lingkungan seperti itu mungkin pertama kali dihadapi oleh peradaban manusia. Masalah lingkungan yang dihadapinya saat itu dimulai dengan sistem irigasi yang mendukung pertanian, tetapi menurun dan hancur karena salinisasi secara bertahap menyerap kesuburan tanah. Dengan hancurnya pertanian, pilar penting yang menopang budaya Mesopotamia hilang dan akhirnya tenggelam dalam revolusi industri yang terjadi di Inggris dan lahirnya kota, manifestasi dari konsentrasi banyak pekerja dalam ruang ekologis yang terbatas, lingkungan. Masalahnya memburuk. Masalah lingkungan yang serius kemudian muncul, termasuk kondisi kerja pekerja, kondisi kehidupan di komunitas kumuh, dan polusi udara, tanah, dan air. Karena masalah ini bersifat lokal, solusinya adalah lokal.

Materi pembelajaran ekonomi dan ekologi (lingkungan) sangat berbeda, ekonomi adalah ilmu yang menganalisis pilihan dan perilaku manusia, termasuk perilaku produksi dan konsumsi. Ilmu ekologi (ekologis), studi tentang sistem alam, fenomena dan proses alam, terlepas dari adaptasi dan perilaku manusia. Ekologi memberikan aturan normatif tentang bagaimana orang harus berurusan dengan sumber daya alam dan sistem alam.

Peringatan Hari Hari Besar Lingkungan Hidup

12 Pemerhati lingkungan dan ekonomi Pada saat yang sama, ekonomi lebih didasarkan pada analisis penggunaan sumber daya alam berdasarkan pendekatan teoritis ekonomi produksi, mengabaikan prinsip-prinsip fisik dasar. Ketimpangan ini muncul, misalnya, ketika melihat kelangkaan sumber daya alam. Ahli lingkungan percaya bahwa penggunaan sumber daya alam harus didasarkan pada prinsip-prinsip fisik dasar yang mengatur transformasi materi dan energi.

13 Menurut (Dasgupta, 1982), studi tentang hubungan antara ekonomi dan lingkungan menjadi tak terelakkan karena fakta bahwa: Sumber daya lingkungan seringkali merupakan milik bersama. Penyelesaian masalah lingkungan seringkali menyebabkan perubahan dalam pembagian hak milik. Penggunaan sumber daya mungkin tidak dapat diubah. Stok sumber daya terkadang berdampak langsung pada kesehatan. Dampak dari jenis kegiatan tertentu terhadap lingkungan bersifat kumulatif dan hanya dapat diketahui di masa depan, dan konsekuensi lingkungan dari kegiatan ekonomi tidak pasti.

14 Strategi pembangunan yang ramah lingkungan merupakan gagasan yang harus dapat menjawab pertanyaan: Berapa banyak sumber daya alam yang harus digunakan untuk mencapai produksi yang maksimal guna menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan? Bisakah proses produksi bebas polusi (zero pollutane)? Jika tidak, berapa tingkat pencemaran maksimum, atau berapa biaya sosial yang harus dikeluarkan untuk mengatasi pencemaran agar dapat menagih mereka yang menyebabkannya? Kebijakan apa yang harus diambil untuk mencapai efek yang diinginkan?

Mengapa Lingkungan Hidup Penting Bagi Manusia

Environmental Watch Group Menurut Bingham (1989), tanda pertama bahwa umat manusia mulai menyadari dampak besar industrialisasi dan aktivitas manusia terhadap lingkungan global adalah terbitnya buku Perkin Maish pada tahun 1864 berjudul Man and Nature. Sebagai ahli ilmu alam dan kebumian, ia mengakui adanya hubungan timbal balik dalam lingkungan alam dan meyakini bahwa manusia adalah pengganggu alam yang mengganggu keseimbangan alam lingkungan. Kemajuan lebih lanjut dalam pemikiran tentang isu-isu lingkungan adalah penerbitan buku yang diedit oleh W. L. Thomas, Jr. berjudul “Peran Umat Manusia dalam Mengubah Wajah Bumi,” volume Simposium Konferensi Wenner Green 1955.

Masyarakat Kec. Simbang, Maros Hadapi Persoalan Lingkungan Hidup

16 Lanjutan… Buku Rachel Carlson “Spring Silence” kemudian diterbitkan, dan dari situlah gerakan lingkungan menjadi gerakan yang populer, seperti Endangered Species Protection dan Endangered Species Protection Munculnya undang-undang menandai metode analisis spesies yang terancam punah. berdampak pada lingkungan. Simposium 1955 dipandang sebagai titik balik dalam mengubah cara pandang masyarakat tentang alam dan lingkungan, karena hingga tahun 1955 belum ada satu negara pun yang memiliki badan lingkungan seperti departemen, badan, atau organisasi sejenis. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa perhatian serius para ilmuwan, praktisi dan pemerintah mulai dicurahkan pada isu lingkungan pada tahun 1960-an dan 1970-an.

17 Kelompok Ekonom Kelompok ini menangani masalah lingkungan melalui metode ekonomi. Perhatian para ekonom terhadap isu lingkungan pertama kali muncul melalui konsep external diseconomy pada tahun 1910 (Hafkamp,​1984). Alasan di atas menunjukkan bahwa para ekonom sebelumnya tidak menjelaskan berbagai fenomena pasar dan non-pasar yang sangat luas. Disekonomi eksternal yang dimaksud di sini mengacu pada dampak kegiatan ekonomi terhadap lingkungan. Kemudian pada tahun 1931, Hotelling memperkenalkan pemikiran kebijakan pada gerakan konservasi dan mengembangkan teori sumber daya alam yang dikenal sebagai Aturan Hotelling, yang menyatakan bahwa harga sumber daya alam yang tidak terbarukan harus naik pada tingkat yang sama. Melalui proses ekstraksi yang efisien dan keseimbangan kompetitif dari industri sumber daya.

18 Lanjutan… Ekonom lain yang mengikuti pemikiran Hotelling adalah Pigou (1932). Pigou mulai memasukkan dampak lingkungan dalam analisis ekonominya. Ia dianggap sebagai pelopor dalam mengusulkan analisis kebijakan untuk mengkompensasi hilangnya kesejahteraan pribadi yang disebabkan oleh dampak tersebut. Pigou menggunakan instrumen pajak untuk mempengaruhi secara negatif dan mensubsidi efek positif dari kegiatan para pelaku ekonomi, yang kemudian dikenal sebagai “Pajak Pigou dan Subsidi Pigouvian”. Sejak tahun 1950-an hingga saat ini, perhatian para ekonom terhadap isu lingkungan sangat besar, sehingga menghasilkan berbagai publikasi seperti: Pigou (1952), Meade (1952), Buchanan dan Stubblebine (1962), Mishan (1965, 1966, 1967) , Tisdel (1966), Baumol (1972) dan Daly (1977) dan banyak ekonom lainnya sejak saat itu.

Kelompok ini dibentuk bersama oleh lembaga swadaya masyarakat dan lembaga internasional melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sejak awal 1970-an, telah ada fokus kelembagaan internasional pada isu-isu lingkungan, khususnya oleh PBB. PBB sendiri telah menarik perhatian terhadap isu lingkungan sejak tahun 1968 melalui United Nations Economic and Social Organization (ECOSOC). Dari seruan itu, pada tahun 1972, Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Lingkungan Manusia yang pertama diadakan di Stockholm, Swedia. Pada bulan Desember 1989, Badan Umum PBB mengesahkan Resolusi PBB 44/228 dan memutuskan untuk menyelenggarakan Konferensi PBB tentang Lingkungan dan Pembangunan (UNCED) sebagai langkah selanjutnya bagi PBB untuk fokus pada lingkungan. Pada tahun 1992, rencana ini dilaksanakan melalui Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Pembangunan dan Lingkungan (lebih dikenal sebagai KTT Bumi (KTT – Bumi)) di Reorgener, Brasil.

Kependudukan Dan Lingkungan Hidup, Ditulis Oleh Ersa Tri Fitriasari

20 Kelompok Pemerintah Upaya kelompok pemerintah untuk meningkatkan perhatian terhadap pembangunan dan isu lingkungan dilaksanakan melalui kebijakan. Isu lingkungan telah menjadi kekuatan politik yang cukup besar (green politic). Munculnya politik lingkungan ditandai dengan berdirinya Partai Hijau pada tahun 1979, yang berhasil meraih kursi di Kongres Pusat Amerika Serikat. Selanjutnya, Partai Lingkungan Inggris didirikan di Inggris pada tahun 1985 dan berhasil memenangkan kursi parlemen di Australia. Juga di Australia untuk membentuk Partai Hijau dan mendapatkan kursi di Senat

Mengapa pendidikan penting bagi manusia, dampak pencemaran lingkungan bagi manusia, arti penting lingkungan hidup bagi kehidupan manusia, manfaat pohon pisang bagi manusia dan lingkungan, mengapa lingkungan hidup penting bagi kehidupan, manfaat kucing bagi manusia dan lingkungan, mengapa pemasaran penting bagi perusahaan, jelaskan arti penting lingkungan hidup bagi manusia, arti penting lingkungan bagi manusia, manfaat tumbuhan bagi manusia dan lingkungan, mengapa sumber daya manusia penting, arti penting lingkungan hidup bagi manusia

Leave a Reply

Your email address will not be published.