September 26, 2018

Wapres JK : Jangan Bahas Pro Kontra di Masjid

Wakil Presiden Jusuf Kalla

KarakterNews.com – JAMBI – Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK) mengimbau, supaya masjid tidak dijadikan ajang adu politik, bahkan membuat pro kontra umat. Masjid merupakan rumah Allah yang di dalamnya penuh dengan kerahmatan. Tidak baik masjid digunakan untuk mengadu domba umat.

“Masjid harus bisa menjadi pengayom. Jangan bicara politik di masjid. Pro kontra di masjid jangan. Boleh bicarakan pemerintah, tapi jangan sampai pro kontra,” kata Jusuf Kalla, ketika bertemu dengan Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jambi, Sabtu (5/8/2018).

JK menilai sebagai sesama umat muslim, baiknya tidak saling berpihak jika ada di masjid. “Semua umat muslim sama derajatnya dihadapan Allah. “Kita ini semua muslim, nggak boleh berpihak. Di luar boleh. Tapi ini masjid. Jangan bahas pro kontra di masjid,” pintanya.

Baca Juga:  Sepanjang Ramadhan Ada 4 OTT KPK, Kata Wapres : Ada Yang Menarik

Ketua Dewan Masjid ini menjelaskan, zaman rasulullah, masjid memang dijadikan pusat kegiatan baik ekonomi, sosial, maupun pemerintahan. Tapi, saat zaman Rasul, Rasulallah tak pernah memberikan contoh perdebatan politik di masjid. “Dulu zaman Rasulullah semua kegiatan bermula dari masjid. Masjid bukan cuman menjelaskan keimanan, tapi memajukan ekonomi, pendidikan. Masjid harus punya program yang baik-baik,” ujarnya.

Jusuf Kalla mengimbau, kegiatan di masjid harus lebih mempunyai program yang membangun ekonomi umat. Sistem ekonomi umat yang ada di masjid selain lebih menimbulkan rahmat, tak ada unsur curiga dan semua ikhlas dalam berkegiatan di masjid.

Selain itu, kata JK, masjid juga bisa menjadi pusat pendidikan. Dengan adanya PAUD dan TPA, masjid bisa mendidik anak anak sedari dini untuk mempertebal iman. “Masjid yang baik juga yang lancar dan ramai ibadahnya. Pengajian, TPA-nya, PAUD-nya. Sehingga masjid ini ada kegiatan dari pagi sampai pagi lagi. Kalau banyak kegiatan di masjid, masjidnya jadi makmur,” tegasnya. (rpka.c/kn-m09)

Related posts