November 23, 2017

Walikota Medan Kunjungi Martubung dan Tangkahan, Banjir Rob Sudah Surut

2455KarakterNews.com – Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin mengunjungi korban banjir rob di Kelurahan Sei Mati, Tangkahan dan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Dari kunjungan itu, diketahui banjir rob sudah melewati tanggul, akibatnya air yang masuk tak bisa keluar lagi ke aliran yang ada.

Banjir rob sedalam 20 centimeter hingga satu meter menyebar disejumlah ruas jalan di Kelurahan Sei Mati. Sedangkan di wilayah Martubung dan Tangkahan sudah mulai surut.

Disela-sela kunjungan ke Kelurahan Martubung, Kamis (22/9/2016), Walikota Medan H Dzulmi Eldin (lihat foto) menuturkan dari survey dan pendataan yang dilakukan Dinas Bina Marga serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, ada dua penyebab utama banjir rob bertahan lama di Medan Belawan dan terkhusus di Medan Labuhan.

Baca Juga:  Walikota Medan Ajukan Larangan Merokok di Angkot

Kata Dzulmi Eldin, penyebab utamanya tanggul rob tidak mampu menampung atau mencegah banjir rob, dibuktikan banjir rob sudah melewati tanggul yang ada. Bahkan, setelah masuk melewati tanggul, airnya tidak bisa surut, sebab kembali terhalang tanggul.

“Sebagai solusi singkatnya, maka dikoreklah Parit Belanda di Martubung dan Tangkahan, agar airnya bisa mengalir ke Sungai Pasangan dan air bisa surut lebih cepat,” ujar Dzulmi Eldin, didampingi Kepala Dinas Bina Marga Khairul Syahnan dan Kepala BPBD Medan Hanalore Simanjuntak.

Disisi lain, Dzulmi Eldin menyebutkan bahwa persoalan banjir rob di Medan bagian utara ini disebabkan fenomena alam, yakni debit air laut naik. Hal ini dibuktikan, air laut saat dilihat dari dok Pelabuhan Belawan yang biasanya tiga meter jaraknya ke bawah, kini jaraknya hanya satu meter, dan ditambah lagi curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir ini di Kota Medan.

Baca Juga:  Sambut Tahun Baru Islam 1439 H, Kamis Ini, Walikota Medan Ajak Warganya Dzikir dan Doa Bersama

Terkait hal itu, Walikota Medan menginstruksikan Dinas Bina Marga segera melakukan pengorekkan parit, sehingga genangan air tidak ada lagi. Selain itu, BPBD Kota Medan bersama Camat Medan Labuhan dan Belawan diminta agar menyalurkan bantuan makanan dan kebutuhan pokok lainnya. (kn-m09)

Related posts