Visi Misi Djarot – Sihar, Bertekad Majukan Kehidupan Rakyat Sumut Agar Tak Termarjinalkan

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus, saat menyapa dan menyalami seorang Ibu di Desa Hajoran, Pandan, Tapanuli Tengah, Sumut, Rabu (28/3/2018) lalu.

KarakterNews.com – MEDAN – Pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu), Djarot Saiful Hidayat dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub), Sihar Sitorus merasa miris mendengar masih banyak masyarakat di Provinsi Sumatera Utara yang merupakan kaum marjinal.

Pasangan DJOSS (Djarot-Sihar) bertekad untuk memajukan kehidupan masyarakat agar tidak termarjinalkan”. Hal ini sesuai dengan Visi Misi yang diusung Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus, padan Pemilihan Gubernur Sumut 2018. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi warga merasa sebagai anak tiri.

Pasangan Nomor Urut 2 ini akan menjadikan program yang diusung tersebut harus cepat direalisasikan, jika Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut.

Program itu dibuat berdasarkan keluhan warga yang langsung didengar Sihar Sitorus saat mengunjungi sejumlah daerah. Seperti di kawasan Hamparan Perak, Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah dan sejumlah daerah lainnya. Dimana warga merasa sebagai kaum termarjinalkan, atas dasar tidak meratanya pembangunan yang dirasakan.

Baca Juga:  Ketua DPC PPP Asahan : Kader Partai Tak Pilih Djarot-Sihar

“Kunjungan saya dan Mas Djarot ke berbagai daerah di Sumatera Utara banyak kami mendengar pernyataan warga yang merasa daerahnya termarjinalkan, merasa dianak tirikan,” tutur Sihar Sitorus, di Medan, Senin (2/4/2018).

Mantan Exco PSSI ini merasa sedih mendengar pernyataan warga tersebut. Dirinya pun tak bisa langsung menyalahkan warga atas rasa dan penilaian tersebut. Mengingat pemikiran tersebut terbentuk atas progres pembangunan yang tidak dirasakan warga. “Warga berpikiran, merasa sebagai kaum marjinal karena mereka merasa terpinggirkan. Tidak merasakan pembangunan yang dibutuhkan mereka di daerahnya. Jadi, tidak bisa disalahkan mereka berpikir demikian,” tuturnya.

Menurut mantan Exco PSSI ini, pemerintah memiliki tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang tanggungjawabnya bermuara kepada masyarakat. Hal ini pula yang akan dilakukan pasangan calon Nomor Urut 2 yang diusung PDI Perjuangan dan PPP. “Kami akan mewujudkan pembangunan yang merata di Sumatera Utara,” ujarnya.

Baca Juga:  Wasekjen PPP : Pilih Djarot - Sihar, Pasangan Terbaik

Tupoksi inilah yang dilaksanakan, direalisasikan sebagai pertanggungjawaban terhadap masyarakat. Masyarakat pasti tahu, apa yang dibutuhkan untuk daerah mereka. Tentunya, hal tersebut sebagian besar adalah infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Sihar Sitorus, seraya menambahkan, yang dibutuhkan masyarakat adalah realisasi dari apa yang sangat dibutuhkan dan itu hak masyarakat untuk mendapatkannya.

“Dengan filosofi yang kami usung, otak pintar, perut kenyang, dompet berisi dan hati senang, itulah yang diinginkan masyarakat. Didorong dengan apa yang dibutuhkan masyarakat, bukan hal yang tidak mungkin, Sumut menjadi luar biasa,” kata Sihar Sitorus.

Sebelumnya, Calon Gubsu Djarot Saiful Hidayat, sewaktu mengunjungi Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah beberapa waktu lalu, menepiskan pandangan yang terbentuk dalam benak masyarakat, dan meminta pernyataan itu tidak lagi dikatakan. Apalagi, dirinya bersama Sihar bertekad melakukan perubahan dan pembangunan Sumut kedepannya. Dan itu semua dilakukan untuk masyarakat Sumut.

Baca Juga:  Visi Misi Djarot-Sihar Tepat Sasaran, Eks Relawan Primer Pilih DJOSS

“Kami adalah milik warga Sumut tanpa terkecuali. Hingga tidak ada yang merasa anak tiri atau terpinggirkan. Kedatangan kami, kita harus all-out, menang total. Kita tidak bisa bekerja setengah-setengah, harus total. Kedatangan kami berdua untuk mengetuk hati, menentukan pilihan yang terbaik untuk perubahan Sumut ke depan,” pungkas Calon Gubsu, Djarot Saiful Hidayat. (kn-m07)

Related posts