Unggul Versi Quick Count, Calon Gubernur Terpilih Dukung Jokowi

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

KarakterNews.com – JAKARTA – Pesta Demokrasi dunia politik bakal bergulir kembali, setelah Pilkada Serentak 2018 dilaksanakan, kini “mesin” politik langsung beranjak ke Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019.

Sekarang ini, sudah ada calon Gubernur yang sudah unggul atau terpilih berdasarkan quick count, kemudian menyatakan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) untuk Tahun 2019.

Calon Gubernur yang pertama, Khofifah Indar Parawansa. Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 ini unggul di quick count sejumlah lembaga survei dan untuk sementara ini unggul di hasil hitung cepat KPU.

Sekedar diketahui, pada Pilpres 2014, Khofifah adalah juru bicara Joko Widodo (Jokowi). Setelah unggul di sejumlah quick count, Khofifah sempat ditanya akankah Khofifah kembali bersedia menjadi jubir Jokowi pada Pilpres tahun depan.? Khofifah menyatakan siap.

Baca Juga:  Rapimnas Golkar 26-28 Juli, Kukuhkan Dukung Jokowi di Pilpres 2019

“Bu Khofifah, apakah Anda siap apabila kembali ditunjuk jadi jubir Pak Jokowi di Pilpres 2019,” tanya Najwa Shihab, pada acara ‘Mata Najwa’ yang ditayangkan langsung Trans7, pada Rabu (27/6/2018).

“Siap,” jawab Khofifah.

Kemudian, Calon Gubernur Jabar nomor urut 1, Ridwan Kamil. Diquick count sejumlah lembaga survei, Ridwan Kamil mengungguli tiga pesaingnya. Hasil hitung cepat sementara versi KPU juga memperlihatkan hal yang sama.

Setelah menang quick count, Ridwan Kamil menyatakan siap mendukung pencapresan Joko Widodo pada Pilpres Tahun 2019. Pernyataan ini disampaikan Ridwan Kamil dalam salah satu program yang ditayangkan Kompas TV, yang dipandu Aiman Witjaksono, pada Rabu (27/6/2018).

Ridwan Kamil awalnya menjawab pertanyaan Aiman seputar isu dukungan cagub-cawagub Pilgub Jabar terhadap Jokowi untuk Tahun 2019.

Baca Juga:  Jelang Pilkada 2018, PKS Seleksi Calon Gubernur

“Ya saya kira logika sederhana ya, partai-partai pendukung sudah menyatakan deklarasi untuk pilpres. Partai-partai pendukung saya semua sudah, NasDem, Hanura, PPP, dan seterusnya. Tentulah arah dukungan dari kami, calon berdua ini tidak akan jauh berbeda fatsun kepada etika politik, kan begitu ya, etika politik seperti itu,” ungkap Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menegaskan akan mengikuti keputusan partai pengusungnya untuk Pilpres 2019. “Saya siap mendukung Jokowi pada Tahun 2019. “Arahnya tentu mendukung Pak Jokowi sesuai dengan aspirasi dari partai-partai yang menjadi pengusung saya dan Pak Uu,” paparnya. (dtk.c/kn-m09)

Related posts