December 15, 2017

Umat Hormati Keputusan Elite PPP, Sebaliknya ‘Selamat Tinggal’

Haji Lulung saat menyampaikan pernyataan dukungan kepada pasangan Anies-Sandi di depan ratusan kader PPP, beberapa waktu lalu.

KarakterNews.com – JAKARTA – Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI), KH Athian Ali M Dai Lc MA menegaskan, elite politik yang ada di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mempunyai hak sepenuhnya untuk menentukan pilihan politiknya.

Hal ini disampaikan menanggapi PPP hasil Muktamar Surabaya yang dipimpin Muhammad Romahurmuzy (Romi), akan mendukung pasangan Ahok – Djarot di Pilkada Gubernur DKI Jakarta putaran kedua.

“Sangat wajar, bila langkah politik yang diambil PPP membuat kecewa umat. Karena, keputusan itu bukan pada pilihan yang sifatnya abu-abu atau tidak jelas, sehingga dimungkinkan untuk berbeda. Namun, berada dalam wilayah yang sebenarnya sudah sangat jelas hitam putihnya, sangat jelas mana yang hak dan mana yang bathil, sehingga sangat tidak bisa dipahami kalau keputusannya seperti itu,” ungkap KH Athian Ali, dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/4/2017).

Kata KH Athian Ali, kalangan para ulama dilingkungan internal PPP sendiri, kabarnya telah mengingatkan langkah atau sikap pragmatis seperti itu sangat berisiko terhadap perjuangan dan dampaknya bagi eksistensi PPP di masa mendatang. “Umat Islam sangat paham dan sadar, bahwa tidak semua partai di negeri ini benar-benar murni memperjuangkan kepentingan Islam dan umatnya,” sebutnya.

Namun, paling tidak agar aspirasi umat Islam tidak hilang lenyap di udara. Maka, awalnya besar harapan umat, jika partai berlambang Ka’bah ini sedikit banyak bisa mewakili aspirasi umat Islam,” tegas KH Athian Ali, sambil menjelaskan umat agar menghormati sepenuhnya kebijakan dan keputusan elite PPP dalam menentukan sikap politiknya. Tapi sebaliknya, elite PPP juga diharapkan bisa menghormati hak umat yang kecewa untuk menyatakan, “Selamat tinggal.”

“Kalau alasannya agar tak terjadi perpecahan partai koalisi, maka alasan ini juga tidak masuk akal. Pasalnya, pada putaran pertama partai koalisi dan PPP kubu yang satu lagi jelas mendukung Ahok Djarot. Sementara PPP (Romi) berseberangan dengan partai koalisi dengan mendukung pasangan cagub DKI nomor urut satu, Agus-Sylvi,” kata KH Athian. (rpk.c/kn-m10)

Related posts