September 25, 2018

UINSU, Insha Allah Menjadi World Class University

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, pada wisuda sarjana ke-67 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Lukman Hakim Saifuddin bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, menghadiri wisuda sarjana ke-67 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Gedung Aula Kampus II UIN Sumut, Jalan Williem Iskandar Medan, Rabu (11/4/2018).

Gubernur Sumut berpesan kepada para alumni UIN Sumut (UINSU) menjadi garda terdepan untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018. “Dengan terjaganya kondusifitas Pilkada, yang dibingkai dengan doa dan harapan masyarakat Sumut, diharapkan akan lahir pemimpin yang amanah, takut kepada Allah SWT dan otomatis bisa memperhatikan masyarakat Sumut,” kata Erry Nuradi.

Selain itu, UINSU sudah memiliki reputasi sebagai Center Of The Production of Knowledge, sehingga UINSU akan dirasakan sebagai oase ilmu integratif di tengah-tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global. “Jika hal ini terus diupayakan, pada saatnya nanti kita akan menyaksikan UINSU Insha Allah akan selalu juara dan menjadi World Class University,” ungkapnya.

Gubernur Tengku Erry Nuradi berharap, UINSU ke depan terus melakukan terobosan inovatif agar menjadi lembaga pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya memiliki competitive advantages dan comparative advantages dalam beberapa aspek, tapi juga memiliki reputasi sebagai center of the production of knowledge. Sehingga menjadi oase ilmu integratif di tengah-tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global,” ungkapnya.

Sementara itu, Menag RI Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan, perguruan tinggi bukan jenjang terakhir pendidikan, karena masih ada berapa jenjang pendidik formal lainnya S2 dan S3. Untuk itu, pemerintah pusat ke depan akan lebih memberi perhatian lebih baik lagi dengan lembaga pendidikan Islam.

Tidak hanya itu, Lukman Hakim memberi dukungan kepada lembaga pendidikan Islam lainnya seperti pesantren, karena dari data tahun 2016 jumlah pesantren terbaik sebanyak 28.194, yang tidak hanya mempelajari ilmu agama, juga ilmu formal lainnya. Tidak sedikit dari para lulusan pesantren sukses di berbagai bidang.

Sebelumnya, Rektor UIN SU Prof DR Saidurrahman mengemukakan, wisuda sarjana ke-67 ini meluluskan 1.252 dari 5 fakultas, serta program pascasarjana, terdiri dari 75 Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 182 orang dari Syariah dan Hukum, 484 dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 75 oranng dari Fakultas Usuluddin dan Studi Islam, 223 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan 213 orang dari pascasarjana yang terdiri dari 83 wisuda S3 dan 170 wisudawan dari S2.

Dalam sejarahnya, IAIN atau UINSU telah meluluskan 42.998 alumni yang saat ini telah berkiprah di tengah-tengah masyarakat, birokrasi, praktisi maupun profesional. “Alhamdulillah, para alumni yang ada sudah memberikan peran signifikan seperti pimpinan dalam berbagai lembaga legislatif, eksekutf, yudikatif dan lainnya. (kn-m09)

Related posts