September 25, 2018

Tragedi KM Sinar Bangun, Kata Sihar Sitorus : Ini Duka Masyarakat Sumatera Utara

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus, saat diwawancarai wartawan. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus menyampaikan duka yang mendalam atas tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, yang terjadi pada Senin (18/6/2018).

“Saya Sihar Sitorus dan keluarga, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. Semoga para penumpang segera ditemukan dan para keluarga diberi ketabahan dan kesabaran menghadapi musibah ini,” ucapnya, Selasa (19/6/2018).

Sihar Sitorus berharap dan berdoa, semoga para penumpang yang menjadi korban tenggelamnya KM Sinar Bangun dapat diselamatkan. “Kita doakan, semoga para penumpang bisa diselamatkan,” tuturnya.

Di sisi lain, pendamping calon Gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat ini mengharapkan petugas gabungan yang melakukan pencarian terhadap para korban juga mengutamakan keselamatan. “Petugas SAR, TNI, Polri dan tim gabungan lainnya yang bertugas melakukan pencarian semoga diberikan kekuatan dan perlindungan dalam tugas kemanusiaan mencari dan mengevakuasi para korban,” tuturnya.

Baca Juga:  Menjawab Aspirasi Warga Labuhanbatu, Sihar Sitorus : Infrastruktur Program Utama DJOSS

Sihar Sitorus mengungkapkan turut berdukacita atas penumpang yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. “Saya berharap para keluarga korban, tetap tegar dan ikhlas menghadapi peristiwa ini,” ucapnya.

“Berita duka ini tidak hanya bagi keluarga penumpang yang terluka atau pun korban yang meninggal dunia. Tapi juga duka bagi kita, ini juga duka masyarakat Sumatera Utara. Semoga korban yang terluka segera sembuh dan kembali beraktivitas. Untuk korban yang meninggal dunia, semoga diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan ikhlas menghadapi cobaan ini,” kata calon Wakil Gubernur Sumut, Sihar Sitorus.

Sebelumnya diketahui, kapal kayu penyeberangan KM Sinar Bangun mengangkut puluhan penumpang menyeberang di Danau Toba dari Pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tiga Ras Kabupaten Simalungun, pada Senin (18/6/2018).

Baca Juga:  Calon Wakil Gubernur Sihar Sitorus Ajak Warga Asahan Doakan Korban KM Sinar Bangun

Diprediksi karena angin kencang dan ombak tinggi menghantam kapal yang telah berlayar sekitar 30 menit, sehingga mengakibatkan air memenuhi dek KM Sinar Bangun dan oleng. Diduga kuat, KM Sinar Bangun yang berisikan penumpang dan kendaraan, over kapasitas muatan, membuat air dengan cepat memenuhi kapal dan menyebabkan tenggelam. Kondisi ini membuat beberapa penumpang melompat ke Danau Toba untuk menyelamatkan diri. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap para korban yang tenggelam. (BCL Comm/kn-m07)

Related posts