December 17, 2017

Tersangka Penistaan Agama, Anthony R Hutapea Segera Diadili PN Medan

Tersangka Anthony Hutapea memberi keterangan dihadapan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin, Dandim 0201/BS Kolonel Bambang dan Ketua MUI Medan, Prof H Mhd Hatta. (ist).

KarakterNews.com – MEDAN – Anthony Ricardo Hutapea (usia 61 tahun), tersangka penistaan agama melalui media sosial (medsos) Facebook, segera diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Pasalnya, perkara tersangka telah dilimpahkan penyidik Polrestabes Medan kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan.

“Perkaranya sudah dinyatakan layak dan lengkap untuk dilimpahkan ke pengadilan. Tersangka dan barang bukti di serahkan penyidik Polrestabes Medan pada 15 Mei 2017,” ungkap Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Taufik SH kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (17/5/2017).

Dikatakan Taufik, pihaknya sedang fokus menyiapkan berkas perkara tersangka agar segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan. “Syafrudianto SH adalah Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk tersangka Anthony Ricardo Hutapea, dan dalam dua tiga hari ini, berkas tersangka dilimpahkan ke PN Medan,” tegasnya.

Baca Juga:  Kronologis Anthony Hutapea Tersangka, Kata Kapolrestabes Medan : Kita Bertindak Profesional

“Tersangka dugaan penistaan agama melalui media sosial diancam Pasal 156 dan 156 (a) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Saat ini, tersangka dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta Medan,” sebut Kasi Pidum Kejari Medan, Taufik SH.

Dalam sidang perkara ini, kata Taufik, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru untuk melakukan pengamanan proses persidangan nantinya. Untuk antisipasi, kita meminta bantuan pihak Polrestabes Medan dan Polsek setempat, sehingga persidangan bisa berjalan aman dan kondusif.

Sekedar diketahui, awalnya tersangka Anthony Ricardo Hutapea, selaku pengusaha di Kota Medan, diringkus pihak Kepolisian akibat kasus dugaan penistaan agama di media sosial. Anthony ditangkap di Jalan Setia Budi, Medan, pada Sabtu (15/4/2017) atas dasar laporan dari Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumut, yang dilaporkan telah menghina Nabi Muhammad SAW melalui postingan di akun Facebook-nya. Namun, pengusaha bus dan cafe ini mengklaim tidak ada terbesit di pikirannya untuk menistakan agama lain.

Baca Juga:  Hidayat Nur Wahid : Kasus Ahok Murni Soal Hukum

Kapolrestabes Medan Kombes Polisi Sandi Nugroho menyatakan, perbuatan Anthony Hutapea sudah meresahkan masyarakat, dan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penistaan agama. “Tersangka dijerat Pasal 45 Ayat 2 jo Pasal 28 Ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau Pasal 156 huruf a KUHP. (kn-m07)

Related posts