November 23, 2017

Tersangka Baru, Ada Mantan & Anggota DPRD Sumut

ruki_resizeKarakternews.com – Pelaksanatugas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrachman Ruki menegaskan, KPK akan segera mengumumkan nama-nama tersangka baru terkait kasus suap Gubernur Sumatera Utara non aktif Gatot Pujo Nugroho terhadap Anggota Dewan periode 2009-2014 dan Anggota Dewan periode 2014-2019.

“Hingga saat ini, penyidik KPK masih terus menelusuri keterlibatan mantan Anggota DPRD Sumut dan Anggota DPRD Sumut yang aktif dalam suap-menyuap di DPRD Sumut. Tentunya ada tersangka baru, tergantung seperti apa dan seberapa jauh keterlibatan para wakil rakyat itu dalam kasus tersangka Gatot,” tegas Taufiequrachman Ruki, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (15/12/2015), terakhir akan berakhirnya kepemimpinan KPK pada 16 Desember 2015.

Ketika ditanya terkait maksud pernyataan “seberapa jauh keterlibatan” serta apakah tidak cukup bagi KPK melihat pengembalian uang dari anggota dan mantan anggota DPRD Sumut sebagai bukti keterlibatan, disebutkan Plt. Ketua KPK ini menjawab enteng dan multitafsir. “Itulah perlunya kesabaran,” ucapnya.

Menyinggung tentang berapa jumlah tersangka baru serta hingga berapa lama KPK akan mengumumkan tersangka baru ?. Atas pertanyaan ini, Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki tidak lagi menjawab melalui WhatsApp.

Sekedar diketahui, penyidikan KPK dalam kasus suap Gatot kepada Anggota dan mantan DPRD Sumut merupakan pengembangan dari kasus operasi tangkap tangan (OTT) suap majelis hakim PTUN Medan. Dari kasus OTT itu, akhirnya bergulir sebagai pintu membuka tabir suap-suap Gatot Pujo Nugroho kepada Patrice Rio Capella (mantan Sekjen DPP Partai NasDem) dan Anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan periode 2014-2019.

Terkait kasus dugaan suap ke Anggota DPRD Sumut, KPK sudah menetapkan enam orang tersangka, masing-masing Gatot Pujo Nugroho sebagai penyuap, dan lima orang dari kalangan Pimpinan DPRD Sumut sebagai penerima hadiah atau janji dari Gatot, masing-masing Saleh Bangun (dari Demokrat), Chaidir Ritonga, Ajib Shah (dari Golkar), Sigit Pramono Asri (dari PKS) dan Kamaluddin Harahap dari PAN. (kn./m-07)

Related posts