December 15, 2017

Terpidana Mati Kendalikan 25 Kg Sabu di Lapas, Toge Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa Togiman dan Empat Sindikat Narkoba diadili PN Medan. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Terpidana mati, Togiman alias Toge kembali dituntut hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Medan, dikarenakan mengendalikan peredaran sabu seberat 25 kg dari dalam Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan, Selasa(5/12/2017).

Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewi dan Sarjani dihadapan Majelis Hakim diketuai Saidin Bagariang. “Meminta majelis hakim yang mengadili perkara ini agar menghukum terdakwa Togiman alias Toge dengan hukuman mati,” pintanya tegas.

Selain terpidana Toge, JPU Dewi juga membacakan tuntutan terhadap empat orang terdakwa lainnya, masing-masing Thomson Hutabarat‎, Abdul alias Edo, Wagimun dan Sugiarto dengan tuntutan seumur hidup.

Selama mendengarkan tuntutan, terlihat kelima terdakwa pasrah. Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut para terdakwa, hingga akhirnya majelis hakim menutup persidangan dan melanjutkannya pekan depan dengan agenda pembelaan.

Baca Juga:  Kesiapan Eksekusi Mati Jilid Tiga 55 Persen, Satu Terpidana Mati Asal Lapas Tj Gusta

Untuk diketahui, terungkapnya penyelundupan sabu ini berawal dari informasi diperoleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat tentang pengiriman 25 kg sabu dari Malaysia-Aceh-Medan pada Mei 2017 lalu. Selanjutnya, petugas BNN melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Abdul alias Edo, Wagimun serta Sugiarto yang berperan sebagai kurir di Jalan Gatot Subroto, Medan.

Kemudian dilakukan pengembangan, ternyata pengiriman sabu dikendalikan oleh terdakwa Toge dan Thomson dari dalam Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan. Awalnya, Toge sudah divonis mati karena terlibat kasus narkoba. Sedangkan Thomson dijatuhi hukuman selama 9 tahun penjara dalam kasus yang sama. (kn-m07)

Related posts