September 26, 2018

Terkait Dugaan Korupsi, PT Nindya Karya Ditetapkan Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, Laode Mhd Syarif. (ist)

KarakterNews.com – JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati sebagai tersangka korupsi korporasi. Kedua Perusahaan ini dijerat atas dua bukti permulaan yang cukup, terkait kasus dugaan korupsi.

Setelah KPK melakukan proses pengumpulan informasi dan data, termasuk permintaan keterangan kepada sejumlah pihak dan terpenuhi bukti permulaan yang cukup, maka KPK melakukan penyidikan dengan tersangka PT NK dan PT TS,” ungkap Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif di Kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Dikatakan Wakil Ketua KPK, kedua korporasi ini diduga korupsi dalam pelaksanaan pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang yang dibiayai APBN Tahun Anggaran 2006-2011. “Penyidikan terhadap PT NK dan PT TS sebagai tersangka merupakan pengembangan dari penyidikan tersangka sebelumnya,” papar Laode Muhammad.

Baca Juga:  Pekan ini, Kejaksaan Umumkan Tersangka Korupsi Bank Sumut

“PT Nindya dan PT Tuah Sejati melalui petingginya, Heru Sulaksono diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, dalam proyek di Sabang, yang diduga terjadi kerugian uang negara senilai Rp313 miliar dalam pelaksanaan pembangunan Dermaga Bongkar pada Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang ini,” ungkap Laode.

Akibat perbuatannya, PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Dalam perkara ini, KPK telah menyeret empat orang ke balik jeruji besi, masing-masing Kepala PT Nindya Karya Cabang Sumut dan Nangroe Aceh Darussalam, Heru Sulaksono, PPK Satker Pengembangan Bebas Sabang, Ramadhany Ismy, Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang, Ruslan Abdul Gani, dan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang, Teuku Syaiful Ahmad. (kn-m09)

Related posts