December 15, 2017

Target 500 Ribu Investor, PAM Luncurkan Produk Reksadana di BEI Senin Ini

KarakterNews.com – JAKARTA – Paytren Asset Management (PAM), segera meluncurkan dua produk Reksadana, pada Senin (4/12/2017) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini dilakukan setelah mendapat surat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Hari Senin ini, kita luncurkan dan memasuki tahap pemasaran produknya. Kita tawarkan dulu sebelum NAB (Nilai Aktiva Bersih) ditentukan,” kata Direktur Utama PAM, Ayu Widuri, Minggu (3/12/2017).

Ayu Widuri menambahkan setelah ditawarkan, NAB akan ditentukan dalam waktu satu sampai dua hari setelahnya. “Jadi hari Senin ini awalnya, karena nasabah reksadana harus daftar dulu baru bisa transaksi,” ungkapnya.

Kata Ayu, Paytren menargetkan 500 ribu investor di awal dengan investasi minimal Rp 1 juta. Dengan begitu, target awal dana investasi yang dihimpun sekitar Rp 500 miliar. “Kita sudah punya target pasar yaitu mitra Paytren yang jumlahnya sekitar Rp 1,7 juta. Sebelum izin OJK, kita sudah melakukan edukasi dan literasi reksa dana syariah termasuk penjelasan saham syariah,” paparnya.

“Dari edukasi itu, animo para Mitra cukup besar. Apalagi produk PAM memang sudah lama ditunggu. NAB reksadana merupakan harga atau nilai wajar dari produk reksadana per unit atau penyertaan. Turun naiknya suatu reksadana terlihat dari NAB ini. Reksadana menjadi bagian penting investasi portofolio yang dijual dalam bentuk konvensional dan syariah,” ungkap Ayu Widuri.

Sebelumnya, PAM telah mendaftarkan dua produknya ke OJK, salah satunya yakni kontrak investasi kolektif untuk produk reksadana. Komisaris Utama sekaligus pemilik Paytren Yusuf Mansur pun mengaku senang atas terbitnya izin itu. “Berkat doanya kawan-kawan. Insya Allah, jualan udah kita,” tuturnya.

“Paytren kini ada dua. Pertama, Paytren yang bisa dimanfaatkan untuk pembayaran. Lalu, Paytren Asset Management sebagai wadah berinvestasi. “Kawan-kawan kudu ikutan untuk meramaikan pasar modal syariah. Kita biayai negara, kita biayai dunia. Bismillah,” tutur Yusuf. (rpk.c/kn-m09)

Related posts