February 24, 2018

Takaran BBM Di SPBU Diperiksa

Petugas Pertamina melakukan pemeriksaan takaran BBM di SPBU.
Petugas Pertamina melakukan pemeriksaan takaran BBM di SPBU.

Karakternews.com – PT Pertamina memastikan produk Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disalurkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sudah melalui serangkaian uji mutu dan kuantitas, serta mengacu pada regulasi yang ditetapkan. Karena takaran BBM yang sesuai menjadi bagian dari pelayanan untuk konsumen.

SPBU sebagai lembaga penyalur BBM kepada masyarakat, juga senantiasa wajib melakukan pengecekan/pemeriksaan terhadap mutu dan jumlah sebelum dijual kepada konsumen. SPBU Pertamina dilengkapi dengan berbagai alat, seperti Hydrometer untuk masing-masing produk, Gelas Ukur, Thermometer, Kaleng Sample, satu set Bejana Ukur plus Waterpass, hingga takaran di Mesin Pompa sudah memenuhi persyaratan.

Baca Juga:  Natal & Tahun Baru, Pertamina Siapkan Stok BBM dan LPG

Selain itu, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Balai Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), secara rutin melakukan tera (kalibrasi/pengujian takaran) nozzle pompa dispenser SPBU Pertamina. SPBU Pertamina juga memiliki kartu tera dengan masa berlaku sebagai bukti bahwa dispenser selalu ditera berkala. Persyaratan standard operasi SPBU, setiap pagi semua dispenser harus dicek dan dipantau keakuratan meterannya sebelum memulai penjualan sehingga termonitor dengan baik.

Pengujian dilakukan melalui takaran BBM yang keluar dari selang dengan bejana ukur. Takaran dianggap benar, jika BBM yang keluar dari selang memenuhi bejana tepat sesuai dengan jumlah yang diminta. Selain secara kuantitas, SPBU Pertamina juga senantiasa melakukan pengujian kualitas BBM yang dilakukan setiap hari untuk menjaga kemurnian BBM di SPBU. Dengan menggunakan peralatan seperti hydrometer (alat pengukuran masa jenis), thermometer (alat pengukur suhu) dan gelas ukur. Kalau konsumen menemukan SPBU yang tidak sesuai dapat menginformasikan ke Contact Pertamina 500000 (diawali kode area) atau e-mail pcc@pertamina.com, untuk dapat ditindaklanjuti. (kn-m09)

Related posts