Tahun 2018 Ini, Seluas 91.085 Hektar Panen Padi di Langkat

Ilustrasi panen padi.

KarakterNews.com – LANGKAT – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Nasiruddin merencanakan panen padi sawah untuk Tahun 2018 seluas 91.085 hektare dari rencana tanam yang sudah diprogramkan ditambah sisa tanam sebelumnya.

“Dari rencana panen yang sudah dipersiapkan itu, sekarang ini petani sudah panen seluas 28.232 hektare hingga akhir Maret 2018 atau 31 persen secara keseluruhannya,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Langkat Nasiruddin, di Stabat, Sabtu (14/4/2018).

Apabila cuaca terus mendukung di Langkat, rencana panen yang sudah ada itu diperkirakan akan memenuhi target yang diharapkan, tapi bila tidak mendukung maka diperkirakan akan sedikit bergeser luasannya,” ujar Nasiruddin.

Sementara itu, untuk panen padi gogo (ladang) yang juga didorong instansinya untuk menanam padi di lahan tadah hujan dari rencana panen seluas 672 hektare, sekarang ini petani sudah panen seluas 329 hektare atau 48,96 persen.

Baca Juga:  Potong Dana BOS Rp 10.000 per Siswa, Kadisdik Langkat dan 10 ASN Kena OTT Saber Pungli

Selain tanaman padi sawah yang beririgasi teknis di sini juga petani menanam padi ladang atau tadah hujan sehingga keduanya terus dikembangkan dalam rangka mendukung ketahanan pangan terutama untuk beras,” kata Nasiruddin.

Untuk memberhasilkan rencana panen itu, instansinya kini terus memacu petani untuk melakukan pola tanam sesuai dengan petunjuk teknis yang sudah ditentukan, termasuk membagikan benih padi unggul, pupuk, pestisida, alat mesin pertanian.

“Petani kita terus didorong agar bisa menghasilkan apa yang sudah kita rencanakan itu, sehingga swasembada beras, untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah ini terus menjadi perhatian kita secara serius,” kata Nasiruddin, seraya mengungkapkan tidak hanya tanaman padi yang menjadi sasaran dan perhatian dari instansinya beberapa komoditas lainnya juga menjadi harapan untuk terus ditingkatkan luasan pertanamannya seperti jagung, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, ubi kayu dan ubi jalar. (at.c/kn-m09)

Related posts