December 18, 2017

Tahapan Pilgubsu 2018 Disiapkan, Pegawai Sekretariat KPU Ditarik Pemkab Labusel

Sekretaris KPU Sumut, Abdul Rajab Pasaribu dan Kabag Program dan SDM KPU Sumut, Irwan Zuhdi Siregar. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut) akan segera menemui Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Wildan Aswan Tanjung, pasca penarikan seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang bertugas di Kantor KPU Labusel.

Akibat penarikan seluruh pegawai ASN oleh Pemkab Labusel, saat ini hanya tinggal tiga orang pegawai yang tersisa di KPU Labusel dan seluruhnya pegawai organik KPU.

“Kita akan datangi Bupatinya, agar mengirim kembali pegawai ASN. Karena, pegawai ASN sudah ditarik semua, sekarang pegawai (organik) tinggal tiga,” jelas Sekretaris KPU Sumut, Abdul Rajab Pasaribu, ketika dikonfirmasi prihal, ditariknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di KPU Labusel, Senin (18/9/2017).

Baca Juga:  AM Hendropriyono : Kader PKPI Bersatu Menangkan Erry Nuradi di Pilgubsu 2018

Kata Abdul Rajab, kondisi ini sangat mengganggu jalannya kinerja KPU. Terlebih lagi, saat ini KPU Labusel sedang mempersiapkan tahapan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) Tahun 2018.

Sementara itu, Kabag Program dan SDM KPU Sumut, Irwan Zuhdi Siregar menuturkan, sebelum penarikan ini ada 9 pegawai Sekretariat yang membantu tugas-tugas KPU Labusel. Padahal kita telah berupaya meminta penambahan ke Pemkab Labusel, tapi bukannya ditambah, Pemkab Labusel justru menarik pegawainya.

Disebutkan Irwan Zuhdi, pegawai pertama ditarik adalah Sekretaris KPU Labusel, kemudian disusul penarikan terakhir oleh Pemkab Labusel diketahui oleh KPU Sumut pada 14 September lalu dimana Pemkab menarik seluruh pegawai Pemkab yang bertugas di KPU. “Yang terakhir Kasubbag semua ditarik dan staf,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemimpin Mendatang Harus Mampu Melampaui Sumber Daya di Sumut

“Kita tidak mengetahui persis kenapa Pemkab menarik seluruh pegawai dari KPU Labusel. Hanya saja pada Pilkada 2016 lalu yang dimenangkan Wildan Aswan Tanjung, KPU Sumut sempat membekukan dan mengambil alih KPU Labusel, karena kisruh pencalonan Pilkada. Selanjutnya, DKPP memberhentikan ketua dan tiga anggota KPU Labusel karena pelanggaran kode etik dalam kisruh pencalonan,” ujar Irwan. (kn-m08)

Related posts