Syarat Calon Perseorangan Disosialisasikan, 22-26 November Dukungan Fotocopy KTP Diserahkan

Anggota KPU Sumut, Ir Benget Silitonga, Ketua KPU Sumut Mulia Banurea dan Kabag Teknis dan Hupmas Maruli Pasaribu. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut) melaksanakan sosialisasi tahapan, prosedur dan persyaratan bagi bakal calon dari jalur perseorangan yang akan mengikuti Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) Tahun 2018.

Sosialisasi materi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) bagi calon perseorangan tersebut berlangsung Sabtu (23/9/2017) di Hotel Le Polonia Medan, disampaikan Anggota KPU Sumut Divisi Teknis Ir Benget Manahan Silitonga didampingi Kabag Teknis dan Hupmas Maruli Pasaribu, yang juga dihadiri Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea, Sekretaris KPU Sumut Abd Rajab Pasaribu, Kasubag Humas Harry Dharma, Anggota KPU Deli Serdang, perwakilan sejumlah tim sukses, di antaranya Prabu Alam, Job Purba mewakili Abdon Nababan, Willy Pratama mewakili Irjen Pol Purn Wisnu Amat Sastro dan Zul Fadly Lubis mewakili Syamsul Arifin.

Anggota KPU Sumut Divisi Teknis Ir Benget Manahan Silitonga dihadapan 60 orang peserta menyampaikan, berdasarkan perhitungan yang dilakukan, bakal calon dari jalur perseorangan harus menyerahkan sebanyak 764.571 dukungan berupa fotocopy KTP, yang harus diserahkan ke KPU Sumut pada tanggal 22-26 November 2017 dengan penyebaran minimal di 17 daerah dari 33 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara.

Baca Juga:  Maju di Pilgubsu 2018, Edy Rahmayadi-Ijeck Daftar ke Hanura

“Kita menyarankan kepada bakal calon dari jalur perseorangan dapat menyerahkan dukungannya lebih cepat, sehingga bisa segera diketahui kelengkapan persyaratannya. “Jika dukungan foto copy diserahkan pada 23 November 2017, lalu diketahui belum lengkap, maka masih ada waktu untuk melengkapinya,” kata Benget.

Apabila masa penyerahan dukungan itu selesai, KPU Sumut akan melakukan verifikasi secara administrasi dan faktual untuk menilai kelengkapan dukungan yang diserahkan. Verifikasi administrasi itu dilakukan untuk mengecek kesesuaian data dukungan dalam formulir yang diisi dengan fotokopi dukungan yang diserahkan. “KPU Sumut dan jajarannya akan memeriksa apakah dukungan foto copy KTP sesuai namanya, tempat tinggal dan tanggal lahirnya,” ungkap Benget.

Selanjutnya, verifikasi faktual dilakukan melalui Petugas Pemungutan Suara (PPS) untuk mengecek kesesuaian nama pendukung dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilihan (DP4). “Pengecekan itu untuk memastikan dukungan, kalau ada warga yang menyatakan tidak mendukung, kita akan membuat surat pernyataan bahwa yang bersangkutan tidak mendukung,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU Saja 'Eksekusi' PAW Anggota Dewan, Ini Kata KPU Sumut

Setelah verifikasi administrasi dan faktual selesai dilakukan, KPU Sumut akan melakukan rekapitulasi dan menetapkan bakal calon yang Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Setelah itu, KPU akan membuka pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada tanggal 8-10 Januari 2018, baik untuk calon dari dukungan partai politik mau pun dari jalur perseorangan.

“Bakal calon perseorangan yang belum memenuhi syarat dukungan dalam verifikasi awal, maka dapat melengkapinya pada jadwal penyerahan perbaikan dukungan pada 18 – 20 Januari 2018, dengan ketentuan penyerahan perbaikan dukungan foto copy jumlahnya dua kali lipat dari kekurangan yang ada. “Contohnya, jika kekurangan 100 ribu foto copy KTP, maka yang bersangkutan harus menyerahkan dukungan minimal 200 ribu foto copy KTP,” pinta Benget, seraya menjelaskan, penetapan perbaikan dukungan sengaja dibuat dua kali lipat untuk memperbesar peluang bakal calon dari jalur perseorangan dapat memenuhi persyaratan. (kn-m09)

Related posts