December 18, 2017

Sumut Targetkan Dari 125.900 Ekor Akseptor, Jumlah Kebuntingan 84.353 Ekor

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Fini Mufiani diabadikan bersama Kelompok Tani Ternak penerima bantuan. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Menteri Pertanian melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan mengapresiasi usaha-usaha dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendorong peningkatan populasi sapi dan kerbau.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita dalam sambutan dibacakan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Fini Mufiani saat penyerahan bantuan ternak Pemprov Sumut oleh Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi kepada Kelompok Tani Ternak, di Hotel Soechi Medan, Selasa (19/9/2017).

Kementerian Pertanian berharap Provinsi Sumut menjadi daerah di luar pulau Jawa yang berkontribusi besar dalam kesuksesan Indonesia memenuhi target swasembada daging sapi pada Tahun 2026 mendatang.

Dikemukakan I Ketut Diarmita, upaya yang dilakukan Pemprov Sumut untuk menambah populasi sapi dan kerbau adalah dukungan melalui program bantuan ternak. Selain itu, Pemprov Sumut juga mendorong program pemerintah pusat dalam rangka upaya mitigasi resiko ternak sapi melalui Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS).

“Tahun ini, Kementerian Pertanian menargetkan bantuan premi untuk 120 ribu, yang baru tercover mencapai sekitar 73 ribu dan yang sudah mendapat klaim asuransi sebanyak 1127 asuransi. Di Sumut telah terbit 3.102 polis. Yang sudah klaim sebanyak 139 asuransi, dibawah kepemimpinan pak Gubsu Tengku Erry Nuradi, saya sampaikan, Sumut ini merupakan salah satu yang terbesar penyerapan asuransi ini,” ujar Ketut Diarmita.

Untuk meningkatkan populasi sapi dan kerbau yang dilakukan pemerintah melalui Kementan adalah upaya khusus (Opsus) Sapi Kerbau Indukan Wajib Bunting (SIWAB) dengan target nasional 4 juta ekor akseptor dan 3 juta wajib bunting. “Dari jumlah itu, Sumut ditargetkan sebanyak 125.900 ekor akseptor dengan jumlah kebuntingan 84.353 ekor,” ungkap Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita.

Sementara itu, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyatakan, pihaknya terus berkomitmen mendukung program pemerintah pusat dalam meningkatkan populasi ternak seiring dengan terus meningkatnya permintaan terhadap produk peternakan terutama daging di Sumatera Utara.

Pemberian bantuan kepada kelompok peternak yang ada di Sumatera Utara, yakni 1.196 ekor sapi potong untuk 144 kelompok sapi perah sebanyak 10 ekor untuk 1 kelompok, kerbau sebanyak 264 ekor untuk 32 kelompok, kambing sebanyak 1950 ekor untuk 65 kelompok, babi sebanyak 475 ekor untuk 19 kelompok dan kelinci sebanyak 874 ekor untuk 11 kelompok peternak. “Dengan penyerahan ternak ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi peternak Sumut terutama dalam peningkatan populasi ternak sehingga dapat mengatasi permasalahan kekurangan daging,” kata Erry Nuradi.

Dikatakan Erry Nuradi, Provinsi Sumut masih sangat memiliki potensi untuk pengembangan ternak sapi, karena kebutuhan sapi di Sumut mencapai 200 ribu ekor per tahun. Sementara itu, produksi sapi di Sumut baru mencapai 120 ribu ekor per tahun. Melalui bantuan ini, diharapkan ternak ini bisa reproduksi untuk melahirkan ternak-ternak baru sehingga target kita ke depan jumlah peternak akan bertambah dan lebih sejahtera dan pasti kebutuhan akan daging bisa tercukupi.

Sedangkan Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan, Dahler mengatakan Pemprov Sumut terus mendorong peningkatan populasi sapi kerbau indukan di Provinsi Sumut melalui sejumlah kegiatan diantaranya, bimbingan dan pelatihan kegiatan pengembangan budidaya sapi potong dan kerbau, evaluasi kegiatan UPSUS SIWAB Provsu, pengembangan pola kemitraan sapi potong di Sumut, bimbingan teknis kelompok penerima indukan sapi brahman cross. (kn-m09)

Related posts