Sihar Sitorus Bukan Orang Asing, Tapi Putra Daerah Ingin Bangun Kampung Halamannya

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus (membelakangi kamera), mendapat sambutan hangat dari Siti Ambon Harahap, seorang ibu yang dituakan di Simangambat, saat berkunjung ke Padanglawas, Kamis (8/3/2018).

KarakterNews.com – PADANGLAWAS – Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagub Sumut), Sihar Sitorus disambut perkumpulan raja-raja dan ribuan masyarakat dari Padang Lawas Utara (Paluta).dan Padang Lawas (Palas) di Desa Luat Simangambat, sewaktu melakukan kunjungan ke wilayah tersebut.

Tangisan haru dan teriakan yel…yel “Djoss”, Cawagub Sumut Sihar Sitorus yang berpasangan dengan Calon Gubsu Djarot Saiful Hidayat disambut dengan Tortor Alap Alap.

Seorang ibu bernama Siti Ambon Harahap, yang di tuakan di Simangambat, berjalan mendekati Sihar Sitorus dan memeluknya, sambil menangis dirinya mengucapkan, selamat datang dan kemudian menyelempangkan sehelai kain ulos kepada Calon Wakil Gubernur Sumut ini.

Kedatangan Sihar Sitorus ke kawasan tersebut sudah lama dinantikan oleh masyarakat. Pasalnya, bagi warga Simangambat, sosok Sihar Sitorus bukan hanya sekedar Cawagub, tapi melainkan putra daerah yang sudah memiliki perkampungan di kawasan tersebut.

Bahkan, seorang Tokoh Adat Sutan Mahodum Hasibuan mengakui, masyarakat sangat bangga mengetahui Sihar Sitorus maju mendampingi Djarot Saiful Hidayat pada Pilgubsu 27 Juni 2018. “Kami percaya bere atau keponakan dapat memimpin Sumut,” tegasnya.

Baca Juga:  Tragedi KM Sinar Bangun, Kata Sihar Sitorus : Ini Duka Masyarakat Sumatera Utara

“Ditempat ini, kami dan almarhum ayahnya mengikat janji akan terus bersama. Kami tidak akan ingkar janji, dan akan ikut berjuang memenangkan Sihar Sitorua, demikian juga pasangan “Djoss” (Djarot-Sihar) akan memperhatikan kami dan ikut berjuang untuk kami,” ungkap Sutan Mahodum, Kamis (8/3/2018).

Sementara itu, Mangaraja Datok Mulia Harahap dari Desa Simangambat Jae juga menuturkan secara tegas, jika Sihar Sitorus menang pada Pilgubsu 2018, maka itu kemenangan warga Padang Lawas dan kalau dia kalah itu juga kekalahan Padang Lawas. “Kita berjuang bersama, bahkan kami siap berkorban untuk memenangkan pasangan Djoss Nomor Urut 2. Karena Sihar Sitorus, adik saya dan saya yakin dia akan membangun Padang lawas,” pungkasnya.

Baca Juga:  Ketua OSIS SMA Pangudi Luhur : Cawagub Sihar Sitorus Selalu Diposisi Play Maker

Dahulu semasa hidup orang tua Sihar Sitorus yakni DL Sitorus, perwakilan Raja Marga Hasibuan telah memberikan perkampungan pada mereka. Penyerahan perkampungan itu dulunya dilakukan dengan adat istiadat yang sangat besar. Perkampungan itu bernama Huta Harapan Tiurindu, yang dikukuhkan oleh raja raja sebagai perkampungan milik keluarga Sihar Sitorus.

Karena itulah, bagi mereka Sihar bukan orang asing. Bahkan sudah menjadi putra daerah setempat yang juga harus bertanggung jawab untuk membangun kampung halamannya. “Sihar Sitorus adalah anak mereka yang harus di dukung maju sebagai pemimpin daerah. Karena hanya dengan mendudukkan dia sebagai orang nomor dua di Sumut, maka mereka sejahtera,” ujar Datok Mulia Harahap.

Sementara itu, Cawagub Sumut, Sihar Sitorus mengakui, bahwa dirinya sudah lama ingin datang ke Simangambat menyapa keluarganya. “Bagi Saya, Simangambat, Ujung Batu dan Huristak adalah kampung halaman yang diamanahkan ayahnya harus dibangun,” ujarnya.

Baca Juga:  'Kami Lihat, Calon Wakil Gubernur Sihar Sitorus Suka Bersepeda'

Karena itu, Saya datang memohon dukungan dan doa dari semua keluarga yang ada di kawasan tersebut. Karena kalian orang tua saya, tulang, oppung, dan saudara saya maka saya mohon dukungan, yang kita perjuangkan adalah kesejahteraan dan pembangunan Sumut lima tahun kedepan,” tutur Sihar Sitorus.

Persoalan yang dihadapi di beberapa daerah di Sumut hampir sama, yakni persoalan pendidikan, kesehatan, akses dan pelayanan publik serta lainnya. Oleh karena itu, Saya maju sebagai Calon Wakil Gubernur mendampingi Pak Djarot memiliki program untuk menyelesaikan persoalan itu dengan tagline “Semua Urusan Mudah dan Transparan,” pungkasnya. (kn-m07).

Related posts