December 17, 2017

Seni Budaya Perkuat Persatuan Dalam Kebhinekaan Untuk “Sumut Paten”

Kisaran – Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) layak digelar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara sebagai agenda tahunan. Dengan demikian, kerukunan antar etnis dan suku semakin erat demi terciptanya kondusifitas masyarakat. Pekan Seni dan Budaya Daerah ini merupakan langkah memperkuat persatuan dalam Kebhinekaan untuk membangun Sumut lebih baik yakni “Sumut Paten”.

Pernyataan ini dikemukakan Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt.Gubsu), Ir H Tengku Erry Nuradi M.Si, saat membuka Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan ke 2 di Lapangan Sidodadi Kisaran, Senin (19/10/2015), dihadiri Pj Bupati Asahan, HM Fitriyus, Pj Bupati Pakpak Bharat Bonar Sirait, Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Sumut Jumsadi, Kadis Koperasi dan UKM Sumut Drs M Zein MSi, tokoh masyarakat dan pemuka adat serta tokoh agama.

Kata Erry Nuradi, sebagai Negeri Berbilang Kaum, Sumatera Utara terdiri dari beberapa suku dan etnis yang terbagi dalam tiga kelompok besar yakni etnis lokal, nusantara dan etnis nusantara. Etnis lokal yaitu Batak Toba, Batak Pakpak, Batak Mandailing, Batak Karo, Batak Nias, Batak Simalungun, Angkola dan etnis Melayu. Sementara etnis nusantara terdiri dari etnis Jawa, Aceh, Sunda, Bugis, Banjar dan etnis mancanegara diantaranya etnis Thionghoa, India dan Pakistan.

“Semua etnis melebur menjadi satu kesatuan yang harmonis dalam membangun Sumatera Utara. Ini kekayaan yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Sumut adalah miniaturnya Indonesia. “Kalau ingin tahu seperti apa suku bangsa di Indonesia, cukup datang ke Sumut. Kita wajib menjaganya dengan baik dalam bingkai Kebhinekaan dan NKRI,” ungkap Erry Nuradi yang juga Wakil Gubernur Sumatera Utara.

Khusus kepada etnis Tionghoa, Erry Nuradi mengapresiasi karena terlibat aktif dalam pameran PSBD Asahan dengan membuat stand dan memamerkan berbagai bentuk budayanya. “Mari kita hapus diskriminasi terhadap etnis mancanegara. Keberadaan etnis Tionghoa berperan besar dalam menggerakkan roda perekonomian di Sumut,” ujarnya.

erry-budaya2

Disisi lain, Erry Nuradi berpesan kepada seluruh masyarakat Asahan untuk mensukseskan Pilkada serentak yang akan berlangsung di 23 kabupaten/kota di Sumut pada 9 Desember 2015 mendatang. “Mari kita jaga kondusifitas keamanan di Asahan agar pelaksanaan Pilkada serentak berjalan lancar dan sukses,” ajaknya.

Pj Bupati Asahan HM.Fitryus menjelaskan, masyarakat Asahan terdiri dari 14 suku yakni suku Jawa, Melayu, Mandailing, Toba, Karo, Pakpak, Nias, Aceh, Simalungun, Banjar, Tionghoa, Minang, India dan Sunda. “Suku dan etnis ini berperan besar dalam menciptakan masyarakat yang memiliki jati diri dan berperadaban berdasarkan Pancasila dan UUD,” sebutnya. (SB-11)

Related posts