Sekolah UNBK Meningkat, Gubernur Sumut Optimis 100 Persen

Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Medan, Senin (9/4/2018). (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Dr Ir H Tengku Erry Nuradi, M.Si mengapresiasi sekolah yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun depan, diharapkan jangkauan UNBK sampai ke sekolah-sekolah pedesaan yang jauh dari ibukota Kabupaten di Sumatera Utara.

Kebanyakan siswa yang belum bisa mengikuti UNBK, adalah siswa di sekolah-sekolah yang jauh dari ibukota Kabupaten, dari segi infrastruktur belum memadai. Ini adalah tantangan yang harus diperbaiki di masa depan,” kata Gubernur Erry Nuradi, saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Medan, Senin (9/4/2018).

Dijelaskan Gubernur Sumut, sebanyak 942 dari 1.032 SMA di seluruh Sumatera Utara sudah melaksanakan UNBK. Untuk MA, ada 363 sudah melaksanakan UNBK dari total 458 MA yang ada di Sumut. Begitu pula SMK, 889 dari 929 SMK telah melaksanakan UNBK. Untuk tingkat sekolah, rata-rata sudah di atas 90 persen. Ini merupakan prestasi luar biasa dibandingkan dengan dua tahun lalu. Kedepannya, kita terus berupaya untuk mencapai 100 persen.

Baca Juga:  Gubernur Erry Nuradi Irup Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya Toba 2017

Tidak hanya berjalan lancar dan tertib, jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat pesat tahun ini. Pada tahun pertama UNBK 2016, jumlah sekolah yang ikut berpartisipasi hanya berkisar 90-an sekolah, pada tahun 2018 ini, jumlah sekolah meningkat menjadi 942 sekolah.

“Ini masih jumlah SMA, belum lagi Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Luar Biasa (SLB), Paket C, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sudah terlaksana minggu lalu,” kata Tengku Erry Nuradi, seraya menambahkan, dari jumlah siswa yang terlibat UNBK, ada 113.000 dari 119.598 siswa SMA di Sumut sudah mengikuti UNBK. Hanya 5.04 persen saja yang masih mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) atau setara dengan 6027 siswa. Untuk MA, 22.346 dari 27.157 siswanya sudah mengikuti UNBK.

Baca Juga:  Gubernur Sumut Harapkan AMCI Bawa Kemajuan Wujudkan Good Goverment

Kata Gubernur Sumut, banyak aspek positif dari pelaksanaan UNBK. Selain siswa bisa lebih melek teknologi, UNBK juga dinilai lebih transparan, mudah, murah, dan efisien pelaksanaannya. “Sekarang, tidak ada lagi istilah-istilah bocor soal dan kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan UN. Nilai tidak bisa dimanipulasi, karena semua langsung terkoneksi dengan server di pusat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provsu, Arsyad Lubis mengapresiasi Gubernur Sumut atas langkah dan dukungan yang dilakukan untuk meningkatkan pelaksanaan UNBK. “Sesuai dengan UU No. 23 tahun 2014 yang mulai diberlakukan sejak 1 Januari 2017, seluruh sekolah lanjutan tingkat atas, SMA, MA, SLB, SMK itu diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Provinsi. Sejak diserahkan ke Pemprov, sekolah pelaksana UNBK meningkat jumlahnya,” ujarnya. (kn-m09)

Related posts