Sampaikan LKPj Tahun 2017, Walikota : Kota Medan Masih Butuh Solusi Terpadu

Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S M.Si menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Tahun Anggaran 2017, pada sidang paripurna di Gedung DPRD Medan. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S M.Si menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Tahun Anggaran 2017, pada sidang paripurna di Gedung DPRD Medan, Senin (9/4/2018). Penyampaian LKPj ini sebagai salah satu media transparansi dan akuntabilitas publik dalam penyelenggaraan pemerintah daerah selama Tahun 2017.

LKPj tersebut disampaikan Walikota Dzulmi Eldin didampingi Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution M.Si didampingi Sekda Kota Medan Ir H Syaiful Bahri Lubis kepada Ketua DPRD Medan Henri Jhon Hutagalung. Selanjutnya, LKPj akan dibahas dalam rapat lanjutan yang digelar pada 23 April 2018 mendatang.

Dihadapan para Pimpinan dan Anggota DPRD Medan, Walikota Dzulmi Eldin menyatakan, penyelenggaraan pemerintahan daerah selama 2017, khususnya di bidang pengelolaan keuangan daerah, dapat dikelola dengan efektif untuk mendukung kebutuhan pembiayaan pembangunan kota secara berkelanjutan. Selanjutnya dari sisi belanja daerah, pengelolaan keuangan daerah dapat diselenggarakan semakin efisien, efektif, dan ekonomis berdasarkan prioritas pembangunan kota yang sudah ditetapkan.

Baca Juga:  Walikota, Kapolrestabes dan Dandim 0201/BS Tinjau TPS di Kota Medan

Dalam rapat paripurna tersebut, Walikota Medan mengungkapkan, berbagai keberhasilan yang cukup menggembirakan, Kota Medan masih membutuhkan solusi yang semakin terpadu pada masa mendatang. Sejumlah masalah dan tantangan pokok pembangunan kota yang belum sepenuhnya dapat diatasi seperti perwujudan tertib dan kenyamanan lalu lintas.

Bertambahnya moda transportasi membutuhkan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang lebih efektif, untuk memberikan keselamatan dan rasa aman serta nyaman berlalu lintas bagi masyarakat. Kemudian mendorong peremajaan dan pengembangan sistem angkutan massa yang lebih baik. Masalah lain, pengembangan pasar tradisionil modern yang membutuhkan pembenahan, penataan dan pemberdayaan sehingga menjadi sarana ekonomi masyarakat yang sehat sekaligus kompetitif dengan berbagai skema pembiayaan yang dapat dikombinasikan.

Baca Juga:  Ibu-Ibu Harapkan Perubahan Medan Terwujud

Di sisi lain, dikemukakan Walikota Medan Dzulmi Eldin, pengembangan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) perlu terus dilakukan secara lebih terencana dan tepat sasaran dengan stimulan dan insentif yang memadai, dan dilakukannya peningkatan daya saing daerah sebagai antisipasi diberlakukannya perdagangan bebas.

Setelah mendengarkan paparan Walikota Medan, Ketua DPRD Medan Hendri Jhon Hutagalung menskor rapat selama 10 menit. Skorsing dilakukan untuk berkonsultasi dengan para Pimpinan Fraksi dan perangkat DPRD terkait dengan LKPj yang disampaikan. Dari hasil konsultasi yang dilakukan, pembahasan LKPj akan dibahas melalui sebuah panitia khusus. “Seluruh anggota dewan yang hadir menyetujuinya dan disepakati rapat lanjutan akan digelar pada 23 April 2018 mendatang,” kata Henri Jhon. (kn-m09)

Related posts