Sahuti Keluhan Warganya, Wakil Walikota Pimpin Pengorekan Drainase

KarakterNews.com – MEDAN – Wakil Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution M.Si menyahuti keluhan warga Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli dan Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, selama ini menjadi langganan banjir akibat tersumbatnya drainase yang selama ini dikenal dengan sebutan parit tengah.

Pada Kamis (19/4/2018), Wakil Walikota Medan langsung menyambangi warga bersama dengan Plt Kabid Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Edi Zalman dengan membawa 1 unit alat berat bekho loader, 1 unit excavator mini serta 10 unit dump truk serta 50 pekerja dari Unit Pelayanan Teknis III serta dibantu personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Timur dan Medan Deli.

Baca Juga:  Reses di Medan Timur, Darwin Lubis Berkomitmen Sampaikan Keluhan Warga Kepada Pemerintah

Wakil Walikota langsung memimpin pengorekan drainase yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, satu unit bekho loader langsung melakukan pengorekan drainase yang tersumbat dan puluhan pekerja turun memasuki drainase untuk melakukan pengorekan secara manual. Pengorekan berjalan dengan lancar, seluruh sampah bercampur lumpur hasil pengorekan langsung diangkut menggunakan dump truk.

“Saya minta pengorekan dilakukan sampai tuntas sehingga drainase yang mengalami penyumbatan, bisa berfungsi kembali. Kalau tidak, rumah warga kembali digenangi air karena drainase tak mampu menampung debit air hujan dan menyalurkannya ke pembuangan akhir,” kata Akhyar Nasution.

Pengorekan drainase yang dilakukan mendapat apresiasi dari warga. Karena Pemko Medan telah merespon keluhan warganya. “Alhamdulillah, Pak Walikota telah menindaklanjuti keluhan kami selama ini. Semoga dengan pengorekan yang dilakukan ini, kawasan kami dapat terhindar dari banjir,” ucap seorang warga.

Baca Juga:  Warga Seruwai Apresiasi Dzulmi Eldin Tinjau Pengorekan Drainase di Medan Labuhan

Sementara itu, Plt Kabid Drainase Dinas PU Kota Medan, Edi Zalman berpesan kepada warga agar ikut mendukung dengan tidak membuang sampah dalam drainase. “Percuma saja pengorekan dilakukan, jika warga tidak mendukungnya, sebab drainase yang telah selesai kita korek akan kembali tersumbat, jika warga masih suka buang sampah sembarangan dalam drainase,” ujarnya. (kn-m09)

Related posts