November 23, 2017

Saat Di Kampus UISU, Kata Mahfud MD “Banyak Orang Pintar Akalnya Tak Sehat”

Rektor UISU Prof Dr Mhd Asaad, M.Si, Plt Gubsu H T Erry Nuradi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI, Drs Ferry Mursyidan Baldan dan Ketua Umum Yayasan UISU, Prof Zainuddin, bernyanyi bersama di Kampus UISU Medan.
Rektor UISU Prof Dr Mhd Asaad, Plt Gubsu H T Erry Nuradi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI, Drs Ferry Mursyidan Baldan dan Ketua Umum Yayasan UISU, Prof Zainuddin, bernyanyi bersama di Kampus UISU Medan.

Karakternews.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD berharap, sekarang ini HMI dan KAHMI harus dapat menunjukkan jadi diri sebagai penetralisir masalah-masalah yang timbul baik di daerah maupun di tingkat nasional, seperti masalah Gafatar.

“Mari kita tingkatkan pikiran melalui penyehatan jasmani dengan berolah raga seperti gerak jalan sehat. Karena di tubuh yang sehat akan melahirkan pemikiran yang sehat,” ajak Mahfud MD, saat berbicara dihadapan para peserta Gerak Jalan Sehat diselenggarakan KAHMI Sumatera Utara di Kampus UISU Jalan Sisingamangaraja, Medan, Minggu (24/1/2016), juga dihadiri Plt Gubernur Sumatera Utara, Ir T Erry Nuradi, MSi, Ketua Pembina Yayasan UISU, T Hamdy Oesman Delikkan Alhaj, Ketua Umum Yayasan UISU Prof Dr Zainuddin, MPd, Rektor UISU Prof Dr Muh Asaad, MSi, dan pimpinan universitas, pimpinan fakultas serta mahasiswa dilingkungan UISU.

Kata Mahfud MD, saat ini banyak orang yang pintar, tapi akalnya tidak sehat seperti mereka yang bergabung dengan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). “Saya katakan orang yang bergabung dengan Gafatar tidak sehat akalnya, karena Gafatar mengganggu tatanan kehidupan masyarakat. Misalnya, ajaran Gafatar yang membolehkan istri meninggalkan suami, tidak wajib shalat 5 waktu, tidak wajib puasa Ramadhan, syahadat mereka berbeda, yang bukan kelompok mereka dianggap kafir,” ungkapnya.

“Memang perbedaan itu adalah ujian Allah terhadap keteguhan hati, tapi perbedaan itu tidak boleh merusak tatanan kehidupan seperti yang dibuat Gafatar,” ucap Mahfud, seraya menjelaskan firman Allah pada Almaidah ayat 48, Artinya sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu.

Sementara itu, Rektor UISU, Prof Dr Mhd Asaad MSi berharap potensi KAHMI Sumut dapat membantu UISU dalam mengembangkan potensi yang ada di kampus UISU. UISU banyak melahirkan alumni yang memegang peran penting di tanah air di antaranya Surya Paloh (tokoh politik). Dan semestinya UISU juga dapat melahirkan Surya Paloh yang lain yang kelak dapat membangun UISU, dan bangsa Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.(kn-m07)

Related posts