Revitalisasi Pengurus, Dua Jenderal Bintang Tiga Jadi Elite Partai Golkar

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto didampingi Ketua Harian, Nurdin Halid dan Sekjen Idrus Marham, sebelum memimpin Rapat Pengurus Pleno DPP Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta. (ist)

KarakterNews.com – JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto menyatakan, ada dua orang Jenderal Bintang Tiga masuk di jajaran kepengurusan baru DPP Partai Golkar, hasil revitalisasi pengurus dalam Rapat Pleno DPP Partai Golkar, Rabu (11/10/2017).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham menjelaskan, revitalisasi kepengurusan Partai Golkar resmi berlaku pada Rabu (11/10/2017). “Hasil revitalisasi kepengurusan menghasilkan penambahan jumlah pengurus pusat dari 279 menjadi 301 orang,” ungkapnya.

“Banyak pergeseran-pergeseran dan penambahan dari 279 pengurus menjadi 301 orang anggota rapat pleno DPP Golkar hasil revitalisasi,” tutur Idrus Marham di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta.

Dari revitalisasi itu, terdapat dua nama jenderal bintang tiga yang masuk kepengurusan DPP Partai Golkar, yakni, Letjen (Purn) TNI Eko Wiratmoko dan Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Anang Iskandar sebagai Ketua Badan Litbang Partai Golkar.

Baca Juga:  Partai Golkar Sumut Gelar FGD Bersama Wartawan

Eko Wiratmoko merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat, yang menjabat sebagai Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan menggantikan Yorrys Raweyai. Sementara Anang Iskandar merupakan purnawirawan perwira tinggi Polri dan pernah menjabat Kepala Bareskrim Polri, menduduki jabatan sebagai Ketua Badan Litbang Partai Golkar.

“Diantara sekian banyak yang dilakukan pergantian, maka satu diantaranya adalah Letjen (Purn) Eko Wiratmoko sekarang Ketua Korbid Polhukam. Tadi juga pembentukan badan Litbang menugaskan Komjen Purn Anang Iskandar sebagai Ketua,” ujar Idrus, seraya menyampaikan pergantian tersebut sudah sesuai dengan mekanisme di DPP Partai Golkar.

Dengan adanya dua jenderal dari beda satuan ini, menambah jenderal yang menjabat posisi stategis di kepengurusan Partai Golkar. Sebelumnya, sudah ada Letjen TNI (purn) Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Ketua Koordinator Bidang Kajian Strategis dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. (kn-m10)

Related posts