Proyek Podomoro Rubuh, Polresta Medan Periksa Tiga Mandor

Paparan_resizeKarakternews.com – Penyidik Sat Reskrim Polresta Medan memeriksa dan meminta keterangan terhadap tiga orang mandor proyek Podomoro City Deli, berlokasi di kawasan Putri Hijau. Ketiga mandor diperiksa, masing-masing berinisial S, W dan CR.

Kata Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono, yang ditemui usai paparan kasus begal di Mapolresta Medan, Senin (7/12/2015).

Saat ditanya, apa ada saksi lain yang akan diperiksa, disebutkan Kompol Aldi Subartono, hingga saat ini masih tiga orang yang dimintai keterangan sebagai saksi, “Kita tunggu saja hasil penyelidikan. Kalau memang diperlukan, maka tidak tertutup kemungkinan ada saksi lainnya,” ujarnya.

Menyinggung tentang korban yang meninggal dunia, Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono menjelaskan identitas korban yang tewas akibat rubuhnya bangunan proyek Podomoro City Deli masing-masing berinisial W, M dan R. “Ke-tiga korban yang meninggal dunia berasal dari Pulau Jawa,” paparnya.

Baca Juga:  3 Pekerja Proyek Podomoro City Yang Tewas Asal Jawa

Sekedar diketahui, mega proyek Podomoro City Deli di Putri Hijau, pada Jumat (4/12/2015) rubuh. Namun, ada simpang siur informasi, soal bangunan mana yang rubuh. Karena ada dua keterangan yang berbeda, pertama, menurut pekerja bangunan lantai 13 dan 14 rubuh, sedangkan dari penjelasan Pj. Walikota Medan H. Randiman Tarigan menyebutkan, bangunan yang rubuh bukan lantai 13 dan 14, tapi ada pekerjaan pengecoran di lantai 8 yang rubuh, sehingga menimpa pekerja.

Akibatnya, kata Randiman Tarigan, diketahui ada tiga pekerja tewas diduga tertimpa materil bangunan. Namun belum diketahui secara pasti apa penyebab bangunan Podomoro City Deli tersebut rubuh.

(foto) Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto saat memberikan keterangan, terkait runtuhnya proyek pembangunan Podomoro City Deli, sehingga menelan korban jiwa tertimpa bahan semen coran.(kn/m-007)

Related posts