Prof Sri Sulistyawati : Insya Allah, UMN Al Washliyah Hasilkan 17 Guru Besar

Reviewer Jurnal SCOPUS Prof KU Ruhana KU, PhD dari UUM Malaysia diabadikan bersama Guru Besar UMN Al Washliyah Prof Sri Sulistyawati SH, MSi PhD dan peserta pelatihan penulisan jurnal internasional.
Reviewer Jurnal SCOPUS Prof KU Ruhana KU, PhD dari UUM Malaysia diabadikan bersama Guru Besar UMN Al Washliyah Prof Sri Sulistyawati SH, MSi PhD dan peserta pelatihan penulisan jurnal internasional.

KarakterNews.com – Kemampuan penulisan artikel ilmiah dalam jurnal Internasional bagi dosen, khususnya peraih predikat doctor (S-3) sangat penting untuk menunjang Internasionalisasi Universitas. Semakin tinggi jumlah publikasinya, angka kredit dalam indikator penilaian pemeringkatan perguruan tinggi juga semakin meningkat.

“Peningkatan kemampuan penulisan artikel dan jurnal bagi dosen-dosen UMN Al Washliyah sangat perlu, apalagi ini telah menjadi sebuah prasyarat bagi para doctor untuk meraih predikat menjadi guru besar,” kata Prof Hj Sri Sulistyawati,SH, M.Si, PhD, pada pelaksanaan Pelatihan Penulisan Jurnal Internasional Terindeks SCOPUS, dilaksanakan di Aula Program Pascasarjana Kampus UMN Jalan Garu II Medan Amplas, berlangsung dua hari, dimulai Jumat hingga Minggu (23-25/9/2016).

Kegiatan pelatihan kerjasama Prodi Pascasarjana UMN dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LP2M) UMN menghadirkan reviewer dari Jurnal Internasional Scopus, yakni Prof KU Ruhana KU, PhD (University Utara Malaysia) dan Prof Dr Setiono Sugiarto (Unika Atmajaya Jakarta), diikuti 50 orang peserta dari dosen yang sudah menyelesaikan program doctoral (S-3) dan yang sedang menyelesaikan program S3.

Baca Juga:  UMN Al Washliyah Gelar Pelatihan Penulisan Jurnal Internasional Terindeks Scopus

Guru Besar UMN Al Washliyah ini mengatakan, melalui pelatihan ini, kita berharap dua tahun kedepan, minimal 17 dari 50 dosen yang telah meraih gelar doktor maupun yang kini merupakan candidat doctor akan menjadi guru besar (profesor). “Kita ingin melahirkan minimal seorang professor untuk setiap prodi yang ada di UMN,” ungkap Prof Sri Sulistyawati.

Dikemukakan Prof Sri Sulistyawati, sejak 8 tahun terakhir ini, kita masih memiliki dua guru besar. “Insya Allah, dimasa kedepan minimal 17 guru besar akan lahir dan mewarnai setiap program studi di UMN Al Washliyah,” ucapnya.

Sementara pemateri pelatihan, Prof KU Ruhana KU mengemukakan, seorang doktor memiliki tanggung jawab mengembangkan ilmu pengetahuan melalui penulisan jurnal internasional yang diharapkan menghasilkan kontribusi yang penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga:  Dua Tahun Kedepan, Hardi Mulyono Pimpin UMN Al Washliyah

Kata Prof KU Ruhana, untuk memantapkan penulisan jurnal internasional, khususnya berstandar lembaga yang memiliki otoritas terpercaya di mata internasional seperti SCOPUS, tentunya harus memiliki kekuatan dan wawasan yang tidak saja up to date, tapi memiliki sisi pengembangan yang luas untuk pengembangan sosial, budaya dan berbagai aspek kehidupan.

Pada kesempatan itu, tiga peserta yang merupakan dosen UMN berpendidikan S-3 (Doktoral) masing-masing Dra Hj Rosmawati Harahap MPd PhD, Dr Risnawaty M.Hum dan Nelvitia Purba SH, M.Hum, PhD mengakui, pihaknya mendapat manfaat yang lebih setelah mengikuti pelatihan jurnal internasional terindeks scopus ini.

“Ini sebuah harapan baru, UMN Al Washliyah memiliki komitmen yang kuat untuk terus melakukan terobosan khususnya dalam melahirkan para guru besar, sehingga kualitas UMN setara dengan perguruan tinggi nasional dan internasional yang lebih dahulu berkembang dan memiliki banyak prodi pascasarjananya,” kata Hj Rosmawati Harahap, seraya berharap budaya membaca bagi dosen UMN dapat terus ditingkatkan. (kn-m09)

Related posts