September 24, 2018

Polresta Medan “Terutang” Kasus Begal, Ini Daftarnya

begal_resizeKarakternews.com – Sepanjang tahun 2015, tindak kejahatan jalanan, seperti perampokan ala begal masih menjadi sorotan dan keresahan warga Kota Medan, dan hingga saat ini masih terdapat kasus perampokan begal, menjadi pekerjaan tersisa Polresta Medan, apalagi seorang korban atas nama Irwansyah meninggal dunia kena hantaman sekelompok begal.

Meskipun pihak Polresta Medan sudah memetakan kawasan yang menjadi tindak kejahatan begal, seperti di wilayah Jalan Sunggal, Percut Seituan, Medan Area, Medan Helvetia, Pulo Brayan dan berbagai jalan yang sepi pengendara. Namun dari catatan, terdapat tujuh kasus begal yang berlangsung selama Juni hingga Desember 2015 ini, belum terungkap pihak Kepolisian, dimana sejumlah pelaku begal belum tertangkap jajaran Polresta Medan.

Langkah mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, yang bertujuan untuk mengurangi aksi kejahatan sekelompok begal di Kota Medan, jajaran Polresta Medan sudah membentuk tim khusus antibegal, sehingga membuahkan hasil ada ratusan pelaku pembegalan yang sudah diringkus Polresta Medan, namun masih tersisa kasus yang masih dalam proses penuntasan.

Baca Juga:  Dipanggil Sebagai Tersangka, Empat Pengurus Yayasan Masjid Agung Mangkir

Masih adanya tindak kejahatan jalanan, yang masih meresahkan, sehingga terkadang masyarakat kadangkala melakukan tindakan “main hakim sendiri” alias pelaku kejahatan dimassakan. Namun, tindakan massa ini juga tidak membuat jera pelaku kejahatan jalanan. Contoh kasus, Ramadhan (19) warga Jalan Pasar III, Datok Kabu, Kecamatan Percut Sei Tuan bersama rekannya Frans (19) warga Jalan Pasar V Tembung, diamankan massa karena tertangkap tangan menjambret seorang perempuan di Jalan Selam 7, Mandala, peristiwa terjadi pada Senin (3/8/2015).

Terkait kasus tindak kejahatan jalanan ini, Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Wakapolresta) Medan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yusuf Hondawantri Naibaho menegaskan, dalam melaksanakan giat operasi Sikat Toba yang sudah digelar dua pekan terakhir ini, Polresta Medan berhasil menangkap ratusan begal. “Ada 382 pelaku kejahatan yang terlibat 228 kasus berhasil diringkus dalam operasi sikat toba,” paparnya.

Daftar kasus begal belum terungkap dan pelaku masih berada diluar :

1. Saat perayaan Hari Raya Idul Fitri 2015, warga Medan dikejutkan dengan ditemukan jasad Irwansyah (56) dengan luka pada bagian leher di tepi Jalan Yos Sudarso, Medan, peristiwa terjadi Minggu (19/7/2015) lalu. Korban Irwansyah ditemukan meninggal dunia dengan kondisi luka tusukan di bagian leher, dugaan korban menjadi keberingasan begal, sebab sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban hilang.

Baca Juga:  Operasi P4GN, 323 Tersangka Ditangkap, Polresta Medan Ranking I

2. Korban Fauzan Ahmad Lubis (17), dengan memegang surat penyataan leasing bahwa sepeda motor Suzuki Satria FU miliknya dibawa kawanan perampok di Jalan Setiabudi, kejadian Rabu (8/7/2015) dini hari. Raut wajahnya memerah tatkala menceritakan aksi perampokan yang berlangsung sekitar pukul 03: 00 WIB. Saat itu, korban bersama lima rekannya dari Medan Tembung melakukan kegiatan Sahur On The Road di berbagai kawasan Kota Medan.

3. Perampokan sepedamotor, kembali terjadi dengan korbannya Tony Wijaya (23), warga Perumahan Cemara Asri, yang dirampok dua pemuda di Jalan Sidorukun, peristiwa terjadi Senin (6/7/2015) malam.

4. Seorang karyawati Hotel Soechi, atas nama Siska (29), sewaktu membuat laporan di Kantor Polisi, menceritakan aksi kawanan perampok yang merampas tas berisi uang Tunjangan Hari Raya (THR) senilai Rp 1,5 juta di Sentra Pelayanan Kepolisian, Polsek Percut Seituan, kejadian pada Minggu (5/7/2015) sore.

Baca Juga:  Polresta Medan Tangani 2 Kasus Perampokan, Dua Tersangka Diringkus & Seorang Ditembak

5. Seorang pembantu rumah tangga atas nama Siti Maysaroh (45), tewas dianiaya dua pelaku begal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion di Jalan Gatot Subroto, kejadian Sabtu (1/8/2015) subuh.

6. Aksi kawanan begal beraksi di siang bolong. korban karyawan pabrik Roti, bernama M Rifan Hatmiko (20), korban dibegal ketika membeli nasi bungkus, kejadian Senin (27/7/2015) siang, dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Muchtar Basri persis di persimpangan Jalan Karantina. (tm.c/kn/m.07)

Related posts