November 23, 2017

Pj. Walikota Siantar Berjanji Bersikap Kooperatif

Medan – Penjabat (Pj) Walikota Pematang Siantar, Eddy Syofian berjanji akan bersikap kooperatif dan menjalani proses hukum, pasca ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama Gubernur non-aktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, karena diduga melakukan tindak pidana korupsi penyelewengan dana hibah Bansos senilai Rp 2,2 miliar, Senin (2/11/2015).

“Saya tidak akan mencampurinya. Substansinya biarlah penegakan hukum berjalan. Bagi saya, sebagai pegawai negara akan menjalani proses hukum. Saya berharap, semua tahapan itu akan berjalan lancar. Ketika itu, ada 17 pimpinan SKPD sebagai koordinator Bansos yang dimintai keterangan, termasuk saya,” sebut Eddy Syofian, yang juga Kepala Kesbangpol dan Linmas Pemprovsu, Selasa (3/11/2015).

Baca Juga:  "Secara Pribadi, Saya Harus Ikhlas & Sabar"

Sekedar diketahui, hingga saat ini sudah ratusan saksi menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Kejagung berencana akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Gatot Pujo Nugroho. (oz.c/kn-09)

Related posts