November 23, 2017

Pj Walikota Minta Sungai Putih Rutin Dikorek

Medan – Buruknya kondisi Sungai Putih membelah wilayah Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Medan Selayang menjadi perhatian serius Pj Walikota Medan Drs Randiman Tarigan, akibat adanya pembiaran alur Sungai itu menjadi dangkal penuh dengan Sendimen, ditambah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan menjadikan Sungai tempat pembuangan sampah.

Perhatian Pj Walikota Medan didukung Panitia Perayaan Natal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut bekerjasama dengan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI), melakukan gotong royong massal mengorek Sungai Putih yang menjadi biang banjir, Sabtu (14/11/2015), dihadiri Kepala Dinas Bina Marga Khairul Syahnan ST, Asisten Kesmasy Erwin Lubis dan Camat Medan Baru serta Camat Medan Selayang.

Baca Juga:  Kota Medan Berpotensi, ITDP Tawarkan Jalur Busway

Pantauan dilapangan, pengorekan Sungai dilakukan dengan angkutan berat dari Dinas Bina Marga sepanjang 700 meter dari Jalan dr Mansyur sampai Jalan Sei Batu Gingging, selain itu pengorekan secara manual dengan gotong royong dengan menurunkan personel TNI dari Batalion Kaveleri 6 Serbu, Koramil Medan Baru, Polsekta Medan Sunggal, masyarakat, Kepling Medan Baru dan Medan Selayang serta Akademi Perawat Medan Baru di 10 titik yang krusial akan sampah dan lahan semak belukar.

Pj Walikota Medan Drs Randiman Tarigan menilai kondisi Sungai Putih cukup memperihatinkan dan sudah cukup lama tidak dikorek, sendimen Sungai membuat Sungai menjadi dangkal, sehingga alur air tidak mengalir secara normal, bila ini terjadi akan menimbulkan sarang jentik nyamuk yang akan menimbulkan penyakit seperti DBD.

Baca Juga:  Komisi D DPRD Desak Pj. Walikota Copot Jabatan Kadis Pertamanan

Pada kesempatan itu, Pj. Walikota Medan meminta Camat dan Lurah serta kepala lingkunga Medan Selayang dan Medan Baru agar membangun kesadaran masyarakat untuk mau menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan terutama di Sungai. “Saya minta pengorekan ini rutin dilakukan dan harus tuntas tidak hanya sepanjang 700 meter saja, tapi harus sampai ke Padang Bulan,” pintanya. (kn/m-08)

Related posts