November 23, 2017

Pimpinan KPK Punya “PR” 734 Perkara Diselesaikan

pimnankpk_resizeKarakternews.com – Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi menuturkan, banyak pekerjaan rumah yang menunggu untuk diselesaikan oleh lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru. Pasalnya, sejak 2011-2015, sedikitnya ada 734 perkara yang ditangani KPK meliputi semua jenjang tahapan.

Johan Budi mengemukakan hal ini, saat acara serah terima jabatan antara lima pimpinan KPK periode 2015-2019 dengan dua pimpinan dan tiga pelaksana tugas KPK periode 2011-2015, di Gedung KPK, Senin (21/12/2015). “Banyaknya kasus yang ditangani pimpinan KPK jilid III, juga tidak terlepas dari limpahan perkara pimpinan periode sebelumnya,” ujarnya.

“Di tahap penyelidikan sebanyak 325 kasus, penyidikan 224 kasus dan penuntutan 185 kasus. Sedangkan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap 140 perkara. Ini seperti konveyer dari periode sebelumnya dan jadi pekerjaan rumah periode baru,” papar mantan Juru Bicara KPK ini.

Baca Juga:  Kapolri : 2 Tahun Nggak Selesai, Penyidik KPK 92 Orang Tangani 70 Kasus

Sewaktu ditanya awak media, Johan Budi membantah bila selama ini KPK hanya sibuk pada bidang penindakan dan melupakan tugasnya dalam hal pencegahan. “Selama ini, Kedeputian KPK bidang Pencegahan dan Litbang telah berupaya untuk melakukan upaya pencegahan,” ucapnya.

“Optimalisasi LHKPN, pembangunan sistem integritas nasional dan kajian dalam rangka pencegahan dilakukan Direktorat Litbang. Beberapa waktu lalu kami fokus pada pengkajian sektor minerba, tata niaga negara dan sebagainya,” kata Johan, seraya berharap, di bawah kepemimpinan yang baru ini, KPK dapat lebih maksimal dalam menjalankan fungsi dan tugasnya.

Dibagian lain, Johan Budi membantah pelimpahan kasus dari pimpinan lama ke periode baru dianggap cuci gudang. “Penetapan tersangka yang dilakukan di ujung masa bakti pimpinan lama dilakukan sesuai prosedur. Menurut saya, salah dipahami bahwa proses itu sebelumnya sudah lama dan ada beberapa kali gelar perkara tapi belum sempat diumumkan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sistim Voting, Ini Nama Pimpinan KPK Terpilih

“Proses penyidikan di KPK terhadap suatu kasus tidak akan berhenti. Sebab itu, pelimpahan kasus pasti terjadi disetiap pergantian periode kepemimpinan. Tidak ada cuci gudang, pasti ada yang dilimpahkan,” ujar Johan meyakini komisioner baru KPK dapat bertugas dengan baik dan mendapat dukungan dari pemerintah dan DPR dalam memberantas korupsi. (ks.c/kn.j09)

Related posts