September 23, 2018

Pilkada dan Pemilu Diharapkan Bisa Kokohkan Persatuan Bangsa

Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto. (ist)

KarakterNews.com – JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengharapkan, Pilkada dan Pemilu bisa mengkokohkan persatuan dan kesatuan bangsa. Karena, negara yang kuat dimulai dari pemilih yang juga kuat.

“Kedaulatan Pemilu itu ada ditangan rakyat. Makanya, Pilkada harus memperkokoh persatuan bangsa, bukan merusaknya atas dasar perbedaan pilihan. Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan, yakni kualitas pemilu, partai politik dan partisipasi politik pemilih,” kata Agus Hermanto dalam diskusi publik “Pilkada Serentak dan Pemilu, Pemilih Berdaulat Negara Kuat” bersama Komisoner Bawaslu RI, Rahmat Bagdja dan Wahyu Setiawan (KPU), Jumat (23/2/2018) di Gedung MPR/DPR RI Jakarta.

Disebutkan Agus, dengan memperhatikan ketiga hal itu, maka akan menghasilkan para calon pemimpin daerah dan bangsa yang berkualitas. Sedangkan dari sisi penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada sendiri, tentu harus memperhatikan norma, jujur, sehat dan adil.

Baca Juga:  Pilkada Serentak Dibagi 3 Gelombang, Masih Terkendala Anggaran

Selain itu, kualitas Pemilu dan Pilkada itu dimulai dari pemutakhiran data pemilih yang akurat. Menghindari kampanye negatif bernuansa SARA, money politic, penyebaran hoax dan sebagainya. “Proses perhitungan suara juga harus dikawal, sehingga di situlah pentingnya menguatkan rakyat sebagai pemilih dalam konstestasi pemilihan kepala daerah maupun Pilpres,” papar Agus Hermanto.

Secara teoritik, kata Agus, pemilu merupakan sarana legitimasi politik yang selanjutnya terjadi sirkulasi kekuasaan berdasarkan representasi politik. “Rakyat harus diajak melihat para wakilnya yang ada di eksekutif maupun legislatif. Tanpa keikutsertaan rakyat yang berdaulat, Pemilu dan Pilkada hanya rutinitas, prosedural demokrasi tanpa kualitas,” ungkapnya.

Para penyelenggaran Pemilu maupun aktivis partai politik harus memberi pendidikan politik yang cukup kepada rakyatnya. Dari rakyat yang berdaulat itulah, kualitas Pemilu akan selalu terjaga keberlangsungannya. Untuk menegakkan pemilih berdaulat dan negara kuat dimulai dari kekuatan data pemilih. Pemilih harus memiliki kedaulatan,” pungkas Agus Hermanto. (rel/kn-j09)

Related posts