September 25, 2018

Pesan Mendikbud, “Tanamkan Karakter Moral & Karakter Kinerja”

Siswa SD bersama Plt Gubernur Sumut, H Tengku Erry Nuradi dan Bupati Deliserdang Azhari Tambunan, saat menarikan tarian tradisional 'Hadrah'.
Siswa SD bersama Plt Gubernur Sumut, H Tengku Erry Nuradi dan Bupati Deliserdang Azhari Tambunan, saat menarikan tarian tradisional ‘Hadrah’.

KarakterNews.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Anies Baswedan menekankan, dampak revolusi teknologi menjadi pendorong lompatan perubahan yang akan berpengaruh kepada cara hidup, cara bekerja dan tentu saja cara belajar. Generasi muda penerus bangsa, harus mendapatkan keilmuan untuk menjawab tantangan zaman di masa mendatang.

Keterampilan utuh yang memang dibutuhkan oleh anak-anak Indonesia di Abad 21 ini,  mencakup tiga komponen yaitu kualitas karakter, kemampuan literasi dan kompetensi,” kata Mendikbud RI, dalam pidatonya disampaikan Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) Erry Nuradi, sebagai Inspektur Upacara (Irup) Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Sumut, di Alun-Alun Pemerintah Kabupaten Deliderdang, Lubuk Pakam, Senin (2/5/2016).

Dihadapan Direktur Bindiktara Kemendikbud DR Erman Syamsudin, Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan, Wakil Bupati H Zainuddin Mars, Ketua DPRD Deliserdang Ricky P Nasution SE, Sekdakab Deliserdanng Drs H Asrin Naim, jajaran pimpinan FKPD Deliserdang dan seluruh guru serta siswa, Mendikbud berpesan Bangsa Indonesia harus bisa dan mampu menanamkan dua Karakter, pertama – Karakter moral yakni nilai Pancasila, keimanan, ketaqwaan, integritas, kejujuran, keadilan, empati, rasa welas asih dan sopan santun generasi muda.

Dan kedua – Karakter kinerja juga harus sejak dini ditanamkan kepada generasi muda yaitu kerja keras, ulet tangguh, rasa ingin tahu, inisiatif, gigih dan kemampuan beradaptasi. Literasi dasar menjadi komponen kemampuan abad 21 yaitu memungkinkan anak-anak meraih ilmu dan kemampuan yang lebih tinggi serta menerapkannya kepada kehidupan sehariannya,” ungkap Plt Gubsu menyampaikan pesan Mendikbud RI.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Mendikbud, DR Erman Syamsudin menyatakan, prihal pencanangan GP3M adalah kebahagiaan mengenang kembali sosok RA Kartini yang gigih, dan telah memperjuangkan hak-hak asasi kaum perempuan.

Selain RA Kartini, kita juga mengenal pejuang wanita lainnya seperti Maria Walanda Maramis dari Sulawesi Utara, Ina Lokollo dari Ambon dan masih banyak lagi perempuan yang lain termasuk dari Sumut dan Deli Serdang ini,” ungkap Erman Syamsudin, seraya menegaskan, pendidikan pemberdayaan perempuan merupakan langkah penting dalam proses pembangunan suatu bangsa.

Sedangkan Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menyebutkan, pendidikan di Deliserdang merupakan satu sektor pembangunan yang mendapat perhatian khusus dengan mengandalkan tiga pilar pembangunan daerah yakni pemerintah, partisipasi masyarakat serta dukungan swasta. “Pemkab Deliserdang menyambut gembira dicanangkannya Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marjinal,” ujarnya. (kn-m09)

Related posts