Pertumbuhan Ekonomi Ditentukan 4 Faktor

Ketua Komisi VII DPR RI, Herman Khaeron.

KarakterNews.com – JAKARTA – Ketua Komisi VII DPR RI, Herman Khaeron menegaskan, pemerintah memberi kepastian meningkatnya daya beli masyarakat di tengah penurunan saat ini.

“Saya berharap, pemerintah memberikan kepastian meningkatnya daya beli masyarakat di tengah penurunan sekarang ini. Dimana pertumbuhan ekonomi yang baik harus diikuti dengan daya beli yang meningkat,” kata Herman Khaeron, dalam Diskusi “APBN 2017 dan Polemik Daya Beli” bersama Anggota PKS, Ecky Awal Mucharam, Kamis (5/10/2017) di Gedung DPR RI, Jakarta.

Kata Herman, pertumbuhan itu ditentukan empat (4) faktor; investasi, ekspor, konsumsi domestik dan lapangan kerja. Pertumbuhan ekonomi juga harus sesuai target. Contohnya, harga beras untuk Raskin Rp 1.600, tapi akibat didata ulang antara Januari, Februari dan Maret 2017, ini yang antara lain berdampak kepada berkurangnya daya beli, dan atau masyarakat membeli beras yang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, Ecky Awal Mucharram menilai, kalau APBN itu bukan masalah marketing. Karena, jika salah satu angka saja bisa berdampak luas bagi perekonomian nasional. “Target pertumbuhan ekonomi dalam RPJM sebesar 7 %, faktanya 5,2 % tapi target ini sampai sekarang tidak pernah dikoreksi. Kalau begitu APBN itu milik siapa ?” ujarnya bertanya.

Pada awalnya, untuk menutupi defisit anggaran dengan kebijakan tax amnesty, tapi gagal karena tax amnesty tidak mencapai target. Sehingga pajak yang masuk lebih banyak dari pajak pertambahan nilai (PPN). “Jadi, memang ada yang salah dengan sistem perpajakan kita. Demikian halnya dengan dana desa, terlalu banyak melibatkan orang. “Masak ada kepala desa sampai lima kali sebulan di datangi Pemda. Ini kan menyedihkan,” ungkap Ecky. (kn-j08)

Related posts