December 17, 2017

Perkuat Sektor Energi Indonesia, ADB Setujui Pinjaman 1,1 Miliar Dolar AS

KarakterNews.com – JAKARTA – Dewan Direktur Bank Pembangunan Asia (ADB) menyetujui total pinjaman sebesar 1,1 miliar dolar AS, untuk memperkuat dan mendiversifikasi sektor energi Indonesia.

“Pinjaman disetujui ini akan memperbaiki iklim kebijakan yang memungkinkan peningkatan investasi publik dan swasta di sektor energi Indonesia, serta mendukung dan membangun jaringan distribusi listrik di Indonesia kawasan timur,” ungkap Kepala Perwakilan ADB untuk Indonesia, Winfried Wicklein dalam pernyataan tertulis yang diterima, Jumat (15/9/2017).

Kata Winfried Wicklein, pemberian pinjaman ini dilakukan karena peningkatan akses ke sumber energi yang terjangkau dan berkelanjutan merupakan satu prasyarat agar pemerintah dapat memenuhi aspirasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Pemberian bantuan ini terdiri dari pinjaman berbasis kebijakan senilai 500 juta dolar AS, termasuk 100 juta dolar AS dari Dana Infrastruktur ASEAN atau AIF, untuk Program Energi Berkelanjutan dan Inklusif (SIEP) Subprogram 2. Bantuan lainnya adalah pinjaman berbasis hasil senilai 600 juta dolar AS bagi Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang dijamin oleh Republik Indonesia, guna meningkatkan akses ke layanan energi berkelanjutan dan modern di kawasan timur Indonesia.

Baca Juga:  Target Kredit Triwulan II/2015 Tak Tercapai

Sekarang ini, sektor energi Indonesia dinilai menghadapi berbagai masalah yang saling berkaitan dan berdampak panjang, mulai dari pasokan energi primer hingga distribusi kelistrikan. Indonesia juga tertinggal dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara dalam mengembangkan sumber daya energi terbarukan seperti sinar surya, angin dan biomassa.

Sementara itu, pinjaman senilai 600 juta dolar AS bagi PLN adalah bagian dari serangkaian program investasi untuk meningkatkan akses penduduk Indonesia ke layanan energi berkelanjutan dan modern. Fokus utama dari investasi sektor kelistrikan ini ada pada pembangunan kawasan timur Indonesia sebagai simpul pertumbuhan yang baru. (an.c/kn-m10)

Related posts