November 23, 2017

Peringati Hari Lingkungan Hidup, HINO Serahkan Alat Biopori

hino-lingkunganKarakterNews.com – Dalam rangka menyambut Bulan Lingkungan Hidup Hino Global, Hino Indonesia melancarkan serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memberikan 50 unit alat pembuat lubang biopori kepada kelurahan, kecamatan, desa, sekolah dan puskemas yang ada di Kabupaten Purwakarta, pada acara puncak, Jumat (3/6/2016).

“Kami berharap agar kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini memberikan dampak yang baik bagi lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama perangkat desa dan sekolah agar terus menjaga dan merawatnya,” ujar Executive General Manager PT. Hino Motors Manufacturing Indonesia, Bagas Krishnamurti saat memberikan pembuat lubang biopori secara simbolis kepada Nana Mulyana, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta.

Sementara itu, Mulyana menghimbau kepada peserta yang hadir untuk mempergunakan alat pembuat lubang biopori dengan sebaik-baiknya agar dapat meningkatkan kesuburan tanah, mencegah banjir, meningkatkan deposit air tanah dan mencegah tanah longsor.

Baca Juga:  Jaga Kondisi Kendaraan, Armada Pemadam Kebakaran Dirawat Berkala

Selain memberikan bantuan alat pembuat lubang biopori, Hino Indonesia juga melakukan beberapa kegiatan CSR lainnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan dan pelestarian terhadap lingkungan hidup. Pada tanggal 1 Juni 2016, Hino Indonesia memberikan 1 unit chassis truck Hino Dutro, 1 unit beam, 1 unit harness dan 1 unit stop lamp kepada SMK Tri Mitra Karawang untuk dipergunakan sebagai alat praktikum. Kemudian pada tanggal 2 Juni 2016, Hino Indonesia memberikan 6 unit komputer bekas layak pakai, 20 unit meja kantor bekas layak pakai dan 20 unit kursi bekas layak pakai kepada SMP PGRI 393 Palasari, Tangerang. Sebagai penutup, pada tanggal 3 Juni 2016, Hino Indonesia memberikan 6 unit komputer bekas layak pakai kepada SMKN 1 Plered Purwakarta.

Baca Juga:  HINO Buka Posko Mudik di 11 Titik

Hino Indonesia berharap, dengan adanya bantuan ini, peserta didik dapat meningkatkan keterampilannya dalam bidang teknik otomotif dan komputer. Dengan semakin menguasainya peserta didik terhadap alat praktik, maka secara otomatis peserta didik siap untuk terjun ke dunia industri. Perusahaan memerlukan tenaga-tenaga terampil yang siap pakai. Sedangkan meja dan kursi bekas layak pakai diberikan kepada SMP PGRI 393 Palasari Tangerang adalah untuk menggantikan meja dan kursi tempat belajar praktik komputer dan meja dan kursi guru yang sudah usang untuk menciptakan lingkungan belajar mengajar yang lebih nyaman.

Selain sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, kegiatan pemberian chassis, komputer, meja dan kursi bekas layak pakai ditujukan untuk menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Alangkah lebih bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan hidup apabila barang layak pakai yang sudah tidak dipergunakan di Hino Indonesia dapat dimanfaatkan oleh pihak yang membutuhkan.(rv-17)

Related posts