Pengakuan Nomo Siregar : ‘Korban Menjerit, Aku Tikam Lehernya’

KarakterNews.com – SERDANG BEDAGAI – Seorang pemuda berinisial Pur Siregar alias Nomo (usia 25 tahun), mengakui dirinya nekat membunuh dan memperkosa korban Asiroh Nasution (36) warga Dusun 2, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serbajadi, yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya, pada Minggu (1/4/2018) lalu, dikarenakan ketahuan mencuri uang dan HP milik korban.

Nomo Siregar yang tinggal di Dusun 2, Desa Kelapa Bajonam, Kecamatan Serbajadi Sergai ini, terduga membunuh dan memperkosa seorang operator SMP Negeri 1 Serbajadi, disebabkan ingin membeli sabu. “Awalnya, aku cuma mau mencuri uang dan hapenya,” tuturnya kepada petugas penyidik.

Diakui Nomo Siregar, dirinya nekat mencuri uang milik korban (Asiroh), karena butuh uang untuk membeli sabu. Pasalnya, sudah lama ketagihan sabu sehingga nekat melakukan pencurian. “Waktu itu aku ketahuan, korban menjerit sehingga aku membunuhnya dengan menggunakan pisau roti yang ada di rumah korban,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pembunuh Operator SMP Negeri 1 Serbajadi Ditangkap di Jambi, Ini Pelakunya

Dikemukakan Nomo, saat berada di kamar korban melawan dan mencoba teriak, sehingga nekat membunuh korban. Setelah leher korban ditikam, lalu memperkosa korban saat berada di dalam kamar. “Nafsu birahiku naik sehingga setelah aku tikam, korban diperkosa,” akunya.

Setelah membunuh korban, Nomo Siregar langsung kabur dengan membawa uang tunai sebesar Rp 5 juta dan 1 HP milik korban menuju Pakam dan naik bus arah Jambi. “Usai kejadian itu, aku kabur ke Jambi untuk sembunyi,” ungkapnya. (mk.c/kn-m10)

Related posts