December 17, 2017

Pemerintah Gelontorkan Dana Rp 20 Triliun, Silangit Jadi Bandara Internasional

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Gubernur Sumut Erry Nuradi, saat meninjau Bandara Silangit, beberapa waktu lalu. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Tahun ini, Kementerian Pariwisata memastikan akan segera melakukan pembangunan Bandara Silangit di Tapanuli Utara menjadi Bandara Internasional. Pembangunan ini diharapkan menjadi upaya mendorong percepatan pembangunan kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan menjadi destinasi pariwisata nasional.

“Bandara Silangit akan dibangun menjadi Bandara Internasional, bila Danau Toba sudah ditetapkan menjadi destinasi pariwisata nasional, maka bandaranya juga harus internasional. Tidak bisa lagi dari bandara Kualanamu, karena jaraknya ke Parapat terlalu jauh, kalau dari Silangit waktu tempuh cukup 2 jam,” kata Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Menpar RI), Arief Yahya didampingi Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, pada peresmian Perumahan Pesona Indonesia Pegawai Akademi Pariwisata Medan, di Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, Rabu (7/6/2017).

Dikatakan Menpar RI Arief Yahya, pihaknya sudah mengirim surat kepada Kementerian Hukum dan HAM, agar dapat mempersiapkan tenaga imigrasi untuk Bandara Silangit. “Jika Bandara Silangit tidak segera dibangun jadi Bandara Internasional, maka wisatawan akan enggan datang ke Danau Toba, sebab orang kalau sudah waktu tempuhnya lebih dari dua jam perjalanan darat itu tidak akan mau,” ungkapnya.

Baca Juga:  Akhir Oktober, Bandara Silangit Go Internasional

Untuk membangun kawasan Danau Toba, dijabarkan Menpar RI,  Pemerintah secara umum akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 20 triliun, yang nantinya dana Rp10 triliun untuk pembangunan infrastruktur dasar, dan Rp10 triliun untuk pembangunan resort.

“Saat ini, infrastruktur sudah mulai dikerjakan, seperti jalan tol, perbaikan jalan menuju Bandara Silangit yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 350 miliar, perbaikan jalan menuju Bandara Sibisa dan pembangunan jalan inner ringroad Danau Toba di Samosir, serta jalan outer ringroad di luar Danau Toba,” papar Arief Yahya.

Selain anggaran dari APBN, disebutkan Arief Yahya, pembangunan kawasan Danau Toba juga akan ditopang dengan bantuan dari World Bank sebesar 200 juta US dollar yang diperuntukkan untuk tiga destinasi wisata nasional yakni Danau Toba, Borobudur dan Mandalika. “Kalau dirata-ratakan dari World Bank itu, Danau Toba mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 800 miliar. Anggaran ini akan dibuat master plan kawasan Danau Toba yang nantinya dikerjakan oleh konsultan kelas dunia,” ujarnya.

Baca Juga:  Akhir Oktober, Bandara Silangit Go Internasional

Dibagian lain, Menpar RI Arief Yahya meminta program pembangunan homestay di seluruh wilayah Indonesia dan untuk Sumut ditargetkan sebanyak 1.000 unit dapat segera didahulukan pembangunannya. Terutama pembangunan homestay dikawasan Danau Toba.

“Kita harus siapkan masyarakatnya. Sebab, Badan Otorita kan baru akan mulai membangun tahun depan tapi masyarakatnya harus kita bangun sekarang. Homestay ini akan dikelola oleh koperasi atau UKM dengan pelayanan internasional dimulai dari reservasinya hingga pemasarannya. “Pembangunan homestay ini juga kita harapkan harus dibantu. Saat ini, pihak BTN sudah bersedia dan nanti akan dicarikan developernya,” papar Arief Yahya.

Sementara itu, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyatakan, setelah Danau Toba ditetapkan menjadi destinasi wisata nasional, progress pembangunan di Sumatera Utara sangat menggembirakan. “Pemerintah pusat memang sudah menyiapkan dana pengembangan pariwisata di Sumut, terutama anggaran untuk pengembangan kawasan Danau Toba,” jelasnya.

Baca Juga:  Akhir Oktober, Bandara Silangit Go Internasional

Pemerintah Provinsi Sumut, kata Tengku Erry Nuradi, sangat menyambut baik upaya pemerintah pusat dalam mengembangkan kawasan Danau Toba. Saat ini, Rakyat Sumut sudah dapat menikmati kemajuan infrastruktur di Sumut. Dimana pada H-10 jelang lebaran nanti, masyarakat akan bisa menggunakan jalan tol pertama di pulau Jawa yang dibangun di masa Presiden Jokowi.

“Jalan Tol, sudah bertambah hampir 90 Km, yakni jalan tol Kualanamu- Tebing Tinggi sekitar 60 Km dan jalan tol Medan – Binjai sekitar 20 Km. Pembangunan Bandara Silangit menjadi Bandara Internasional, tentu sangat baik untuk pengembangan Danau Toba,” ungkap Gubernur Erry Nuradi. (kn-m10)

Related posts