Nelayan Ngadu Pada Calon Wagub Sumut, “Kami Pasti Menangkan Djarot-Sihar”

Calon Wagub Sumut, Sihar Sitorus foto bersama para nelayan, di kawasan Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (17/6/2018).

KarakterNews.com – MEDAN – Sejumlah nelayan di kawasan Pantai Cermin berbondong-bondong mendatangi calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus yang sedang mengunjungi objek wisata di Pantai Cermin.

Para Nelayan mengadukan nasib mereka kepada Sihar Sitorus, karena hanya pasangan Djarot-Sihar (DJOSS) yang mampu mengakomodir dan menuntaskan keluhan para Nelayan.

Seorang perwakilan nelayan, Dzul Kifli (58) yang merupakan warga Desa Besar II Terjun, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), yang juga mantan Ketua Pemuda Pancasila (PP) ini menuturkan, bahwa para nelayan selama ini kalah bersaing dengan pihak-pihak yang menggunakan alat tangkapan ikan jenis pukat.

Secara logika tangkapan ikan lebih banyak, harga lebih murah dan nelayan tradisional akan semakin terpuruk. “Ini harus diselesaikan Pak Sihar, bila menang nantinya mendampingi Haji Djarot Saiful Hidayat dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut pada 27 Juni 2018 ini,” kata Dzul Kifli.

Baca Juga:  Del Piero : 'Saya Yakin Banyak Pemain Sumut Berbakat'

Didampingi sejumlah rekannya, Dzul Kifli mengaku sangat tersiksa dengan kondisi tersebut. Penerima dampak dari penggunaan pukat tersebut adalah nelayan tradisional yang menggunakan alat seadanya.

Sihar Sitorus berbincang bersama para nelayan di kawasan Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Sumut, Minggu (17/6/2018). (ist)

“Termasuk bantuan peralatan tangkapan ikan. Karena peralatan kami sudah tidak memadai untuk mengambil ikan di laut. Tapi itu nanti Pak, setelah Bapak duduk. Bapak percaya saja, kami menangkan Bapak, setelah menang ingat kami dan bantu kami,” pungkas Dzul Kifli.

Ucapan senada juga dikemukakan Irwan (46) alias adek juga mengeluhkan hal yang sama. Dia dan puluhan nelayan tradisional lainnya juga mengalami hal yang serupa. Warga yang tinggal di Pantai Cermin Kiri, Dusun III tersebut mengatakan bahwa selama ini mereka kerap tidak mendapatkan hasil tangkapan ikan di laut.

Baca Juga:  Cawagubsu Sihar : Kembalikan Masa Keemasan Kopi Sidikalang, Pemerintah Harus Aktif

Di sisi lain operasional mengambil ikan juga mahal. Terlebih untuk bahan bakar solar. Karena itu harus ada subsidi khusus untuk nelayan. Khususnya yang masih menggunakan cara tradisional dan konvensional. “Karena kita juga hidup dari laut, mau makan apa anak istri kami, jika kami tidak mendapatkan keadilan,” katanya.

Mereka mengaku secara spontan datang ke Pantai Cermin karena mengetahui Sihar Sitorus ada di tempat tersebut. Mereka hanya percaya pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu yang dapat membantu mereka. “Kami sudah pasti menangkan Djoss, karena itu kami ke sini. Kami tidak menerima calon lain karena kami hanya memilih yang bisa melindungi hak kami, bukan yang merampasnya,” tegas seorang Nelayan lainnya.

Baca Juga:  Simbol Sukacita Gong Xi Fa Cai, Cawagubsu Sihar Sitorus dan Istrinya Terima Mawar

Sementara itu, Sihar Sitorus yang menerima kedatangan para nelayan mengatakan bahwa pasangan Djarot-Sihar memiliki program untuk memaksimalkan masyarakat nelayan dan pinggiran kota. “Kita juga punya program untuk mengatasi persoalan-persoalan bapak-bapak para nelayan. Nanti kita akan berjuang bersama, pada tanggal 27 Juni 2018, datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) iyaa,” ajaknya, seraya mensosialisasikan pelaksanaan hari dan tanggal pencoblosan.(bcl comm/kn-m07)

Related posts