Mulai Agustus 2018, Truk Bermuatan Lebih Ditilang

Ilustrasi truk bermuatan lebih.

KarakterNews.com – JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan siap melakukan penilangan truk dengan muatan berlebih atau over dimensi dan over load (ODOL), mulai Agustus 2018 mendatang.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menegaskan, penindakan dimulai dengan truk yang membawa beban 100% dari standar angkut kendaraan.

“Sekarang kita masih sosialisasi. Saat ini Odol 100% lebih itu ada 25%. Kebanyakan adalah kendaraan BUMN seperti angkut pupuk dan besi,” ujar Budi Setiyadi, di Gedung Kemenhub, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Skema penilangan yang dilakukan adalah dengan melakukan pengawasan di setiap jembatan timbang. Setelahnya, pemandu parkir akan mengatur kendaraan yang diketahui melanggar. Proses selanjutnya, truk ODOL melakukan transfer muatan ke kendaraan yang telah disediakan. Truk akan melakukan penimbangan kembali dan baru bisa kembali beroperasi kalau sudah memenuhi Peraturan Menteri Perhubungan 134 tahun 2015.

Pada pasal 26 ayat 6 menjelaskan, kelebihan berat muatan kurang dari 5% dari ketentuan kendaraan bukan merupakan sebuah pelanggaran. Setelah truk melebihi muatan 100% berkurang, secara perlahan akan menetapkan peraturan itu secara penuh.

Ketika operasi, Kemenhub telah melakukan perbaikan kualitas pemeriksaan jembatan timbang yang didampingi oleh surveyor. Sekarang ini, ada 11 lokasi yang didampingi dan akan ada 43 lokasi hingga Agustus 2018 mendatang. (bns.c/kn-m10)

Related posts