February 24, 2018

Mubes Berakhir, PB MABMI “Dilanjutkan” Dato’ Seri Lelawangsa

Medan – Secara aklamasi, H Syamsul Arifin SE gelar Dato’ Seri Lelawangsa terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) masa bakti 2015-2020, berdasarkan hasil Musyawarah Besar (Mubes) ke X PB-MABMI, berlangsung di Hotel Madani Medan, Minggu (15/11/2015).

Mubes sempat berlangsung alot saat pembahasan Tata Tertib membahas syarat calon Ketum PB-MABMI. Steering Commite (SC) akhirnya melempar tiga opsi yakni; syarat Ketum harus pernah menjadi Pengurus Besar (PB) dua periode, opsi kedua syarat Ketum harus pernah menjadi pengurus PB, Pengurus Wilayah/PW (Provinsi) Pengurus Daerah/PD (Kabupaten/Kota) minimal 2 tahun dan opsi ketiga syarat Ketum harus pernah menjadi pengurus PB minimal satu periode.

Selanjutnya dilakukan voting, dari 25 hak suara, 15 suara memilih opsi pertama yakni syarat Ketum harus pernah menjadi Pengurus Besar (PB) dua periode, kemudian opsi kedua sebanyak 9 suara dan opsi ketiga 0. Sebanyak 2 suara abstain (Ikatan Keluarga Deli). Berdasarkan hasil voting, Pimpinan Sidang Paripurna I, Badlun Alkholidi, kemudian mengesahkan opsi pertama menjadi persyaratan calon Ketum. Kemudian pada Sidang Paripurna II dan seterusnya, dari seluruh Pengurus Daerah (PD) MABMI, 3 PD yakni PD MABMI Batubara, Siantar/Simalungun dan Binjai tidak lagi menghadiri sidang.

Sewaktu Sidang paripurna membahas Laporan Pertanggungjawaban (LPj) PB-MABMI masa bakti 2010-2015, seluruh peserta menerima LPJ sepenuhnya dan mendukung kembali Syamsul Arifin memimpin PB MABMI untuk lima tahun ke depan. Selanjutnya, pada sidang paripurna 4 yang dipimpin H Syafruddin Basyir akhirnya Dato’ Seri H.Syamsul Arifin dinyatakan sah terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum PB MABMI masa bakti 2015-2020, dan diamanahkan menyusun kepengurusan PB MABMI didampingi 4 orang dari unsur PB, PD MABMI Kabupaten/Kota.

Secara terpisah, Ketua PB MABMI terpilih, Dato’ Syamsul Arifin saat ditemui awak media, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Mubes yang telah mempercayainya kembali memimpin PB-MABMI periode 2015-2020. “Mubes ini berjalan demokratis, tertib dan damai. Perbedaan pandangan, pemikiran, pendapat yang mengemuka di forum Mubes merupakan dinamika yang mesti terus dibangun sebagai wujud kedewasaan berdemokrasi demi kemajuan dan kebesaran MABMI ke depan,” ucapnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Gubernur Sumut (Plt. Gubsu) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi, saat acara pembukaan berharap Mubes PB-MABMI mampu merancang program kerja yang mengangkat kearifan lokal dalam rangka memajukan masyarakat Melayu dan masyarakat Sumut. “Kita bangga banyak tokoh nasional seperti Taufik Kiemas, Hatta Rajasa, Jimly Assiddiqie, Aburizal Bakri dari resam Melayu. Tokoh-tokoh ini layak kita jadikan inspirasi dalam mendorong Melayu lebih maju di masa mendatang,” ujarnya.

Mubes PB-MABMI ke X menghasilkan 13 rekomendasi secara internal dan eksternal. Rekomendasi Internal diantaranya MABMI tidak melibatkan organisasi diseluruh tingkatan kepengurusan pada kegiatan politik praktis khusus Pilpres, Pileg, Pilkada dan Pilkades. MABMI akan membantu organisasi Melayu dalam memperjuangkan hak-hak adat dan MABMI akan membentuk lembaga lembaga otonom sesuai kebutuhan.

Sedangkan Rekomendasi Eksternal diantaranya meminta kepada pemerintah pusat/pemerintah daerah memasukkan sejarah, adat, seni budaya pada pelajaran muatan lokal tingkat SD, SMP dan SMA di wilayah budaya Melayu, MABMI meminta kepada pemerintah untuk dapat merealisasikan pendistribusian tanah seluas 450 ha sebagai penghargaan kepada masyarakat Melayu yang bukan merupakan kompensasi tanah adat, MABMI meminta kepada pemerintah daerah menghidupkan budaya kearifan lokal khususnya mewajibkan pemakaian busana kedaerahan masing masing minimal satu hari dalam seminggu baik di pemerintahan maupun swasta.(kn/m-09)

Related posts