December 17, 2017

MPR Bahas Perubahan UU Penanggulangan Bencana

Karakternews.com – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) membahas perubahan penanggulangan bencana dengan berbagai kasus seperti kasus Asap, Bencana dan Revisi Undang Undang 24 tahun tahun 2007, kata Sodik Mujahid, dalam diskusi penanggulangan bencana alam, Selasa (24/11/2015) di Gedung MPR RI, Jakarta.

Sodik Mujahid didampingi Popong Otje Djundjunan dari Komisi X Fraksi Partai Golkar dan Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI), Planas P), Sugeng Triutomo, Masyarakat Peduli Bencana Indonesia (MBPI) Kristianto Sindandang, menyatakan dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan, bahwa tugas dan tujuan dibentuknya negara adalah untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, termasuk di dalamnya memberikan perlindungan setiap warga negara dari ancaman bahaya bencana.

“Dengan adanya perubahan paradigma dalam penanggulangan bencana, maka setidaknya kegiatan manajemen penanggulangan bencana dapat dibagi menjadi tiga kegiatan, antara lain, kegiatan Pra Bencana yang mencakup kegiatan pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan serta peringatan dini, kemudian kegiatan saat terjadinya bencana, mencakup kegiatan pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi,” ungkap Sodik.

Namun, kata Sodik Mujahid, realitanya perubahan paradigma itu masih menghadapi masalah serius, yaitu pentingnya aspek perlindungan dan keselamatan bagi warga negara. Selain itu, pemahaman tentang bencana masih berorientasi pada saat kondisi kedaruratan saja, padahal bencana itu merupakan daur ulang dari pencegahan, pengurangan, kesiapan, respon, rekontruksi dan rehabilitasi.(kn/j09)

Related posts