November 23, 2017

Menag RI : Tragedi Rohingya Sangat Miris

Menag RI, Lukman Hakim Saifuddin saat menyampaikan pernyataan dihadapan para Jamaah Haji Indonesia di Mekkah. (ist)

KarakterNews.com – MEKKAH – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Lukman Hakim Saifuddin meminta Pemerintah Myanmar, menghormati hak kemanusiaan warga Muslim Rohingya.

Permintaan ini disampaikan Menag RI menyusul, terjadinya kembali tindak kekerasan yang dilakukan militer Myanmar di Rakhine kepada umat Muslim Rohingya. “Myanmar harus memberikan penghormatan terhadap hak kemanusiaan, tanpa memandang etnis dan agama. Muslim Rohingya harus diberikan perlindungan,” pinta Lukman Hakim di Mekkah, Sabtu (2/9/2017).

“Tragedi di Rohingya ini sangat miris, terlebih terjadi bersamaan umat Islam dari berbagai negara sedang melaksanakan rukun Islam kelima, yaitu beribadah haji. Umat Islam saat ini tengah melakukan napak tilas pesan kemanusiaan yang pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW,” kata Menag RI.

Baca Juga:  Pejabat Eselon II Dilantik, Tohar Bayoangin Jadi KaBiro AUAK IAIN Padang Sidempuan

Disebutkan Lukman Hakim, sekitar 1.200 tahun silam, Nabi Muhammad memberikan pesan kepada umat manusia saat khutbah wada’ (perpisahan) di Arafah. “Wahai manusia, sungguh darahmu, hartamu dan kehormatanmu adalah haram. Artinya, setiap manusia tidak boleh mengalirkan darah, merampas harta dan mengganggu kehormatan sesamanya atas alasan apa pun. Pesan Nabi ini menunjukkan bahwa menjadi kewajiban bersama umat manusia untuk menjaga nyawa, harta dan kehormatan diri,” pungkasnya.

Terkait prahara ini, seperti dilansir viva.co.id, Sabtu (2/9/2017), Menteri Agama RI meminta semua pihak untuk menahan diri. “Pemerintah Indonesia telah melakukan sejumlah langkah proaktif dan produktif dalam ikut berkonstribusi bagi penyelesaian masalah Rohingya. Diantaranya, pemerintah telah memfasilitasi terbentuknya Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM) yang beranggota 11 organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga kemanusiaan,” ungkap Lukman Hakim.

Baca Juga:  Ada 2.600 Rumah Dibakar, 58.600 Warga Muslim Rohingya Lari ke Bangladesh

Pemerintah RI terus mendesak Pemerintah Myanmar untuk segera mengembalikan situasi keamanan, menghindari penggunaan kekerasan, memberikan perlindungan dan memberikan akses bantuan kemanusiaan. Pemerintah juga mendukung dilaksanakannya rekomendasi laporan mantan Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Kofi Annan untuk mengatasi situasi tersebut. “Indonesia siap proaktif untuk ikut membantu penyelesaian masalah Muslim Rohingya di Myanmar,” tegas Menag RI. (kn-m10)

Related posts