September 26, 2018

Maruarar Sirait : Kemauan Untuk Perubahan Di Sumut Sangat Tinggi

Politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait. (ist)

KarakterNews.com – JAKARTA – Kader PDI Perjuangan, Maruarar Sirait menyambut positif hasil survei yang dirilis oleh Indo Barometer, dengan masih ikutnya tiga kandidat dalam perhelatan politik Pilgubsu 2018.

“Saya pikir bagus tetap memasukkan tiga nama sampai ada kepastian,” ujar Maruarar Sirait, seusai sebagai pembicara dalam Diskusi Survei bertajuk “Permasalahan dan Konstelasi Pilkada Sumatera Utara” digelar, Jumat (23/3/2018) di Hotel Atlet Century Park Jakarta.

Tampil sebagai pembicara dalam Diskusi tersebut, Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Dr Drs M Idrus Marham MSc (Politisi Partai Golkar yang juga Menteri Sosial) dan Direktur Eksekutif Indo Barometer Dr M Qodari SPsi MA.

Baca Juga:  Ibu-Ibu Harapkan Perubahan Medan Terwujud

Untuk diketahui sebelumnya, hasil survei Indo Barometer, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus meraih 26,0% perolehan suara, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah 25,8% suara dan JR Saragih-Ance Selian 8,4% suara.

Sewaktu menjawab pertanyaan, jika nantinya menjadi dua peserta pada Pilgubsu 2018, disebutkan Maruarar Sirait, hal itu adalah hak independen rakyat. “Dalam politik di Indonesia, ada memang yang memilih karena tokoh. Pengaruh tokoh tentu ada. Namun, independensi rakyat pemilih juga ada,” ujarnya.

Karenanya, dalam politik kekinian, dua-duanya menjadi sangat penting. Jadi bagaimana punya kedekatan-kedekatan kepada tokoh, maupun kepada rakyat langsung,” ungkap Ara panggilan akrab Maruarar Sirait, seraya menyebutkan, terpenting sekarang ini adalah bagaimana tetap menjaga kondusifitas.

Baca Juga:  Kata Maruarar : Suara Parpol Harus Sejalan Dengan Suara Rakyat

Menyinggung soal Kebhinnekaan di Sumatera Utara yang berjalan baik, kata Maruarar, Provinsi Sumatera Utara adalah Indonesia mini, berbagai suku, agama ada disana, itu kita jaga. “Bahwa kemauan untuk perubahan di Sumatera Utara sangat tinggi,” kata Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP ini.

Terkait kekhawatiran masyarakat akan terbelah andai terjadi ‘head to head’, dikemukakan Maruarar, situasi itu tergantung dengan bagaimana sikap yang ditunjukkan pemenang. “Kalau pemimpin rukun, maka rakyat akan rukun. Siapa pun yang menang saling mengundanglah. Sumatera Utara ini butuh contoh. Kalau pemimpinnya sportif dan saling merangkul, maka rakyatnya akan ikut,” ujarnya. (tm.c/kn-m10)

Related posts